SuarIndonesia – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Desy Oktavia Sari, meninjau langsung kondisi banjir yang merendam Desa Balimau dan Desa Karang Bulan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Senin (19/1/2026).
Kunjungan merupakan bagian dari rangkaian reses yang berlangsung pada 14–21 Januari 2026.
Dalam tinjauan tersebut, ditemukan genangan air yang tidak kunjung surut selama 20 hari hingga enam bulan.
Kondisi ini menyebabkan jalan desa licin berlumut serta menimbulkan aroma tidak sedap akibat pembusukan material organik.
Warga meminta bantuan pemerintah untuk peninggian rumah dan tempat ibadah serta pengerukan sungai guna memperlancar arus air.
Selain itu, Masyarakat mendesak penegakan aturan terhadap perusahaan yang diduga membuang air tanpa pengelolaan baik, sehingga menyebabkan pemukiman dan sawah warga terendam sementara area perusahaan tetap kering.
“Saya datang langsung untuk melihat kondisi lapangan dan menyerap aspirasi warga secara utuh,” ujar Desy.
Guna mencari solusi komprehensif, Desy turut menghadirkan Kepala BPBD dan Kepala Dinas PUPR Kabupaten HSS.
Desy menegaskan bahwa penanganan banjir di wilayah tersebut harus dilakukan secara terintegrasi lintas instansi agar tidak bersifat parsial. (*/HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















