SuarIndonesia – Wakil Ketua DPRD Kalsel, H. Kartoyo, S.M., merampungkan agenda reses delapan hari yang ditutup di Desa Mawangi Padang Batung Kabupaten Hulu Sungai Selatam , Jum’at (23/1/2026).
Hasil serap aspirasi tersebut menempatkan infrastruktur jalan dan penanggulangan banjir sebagai prioritas mendesak.
Kartoyo mengungkapkan, warga menuntut realisasi jalan lingkar tengah yang menghubungkan Kabupaten Banjar, Tapin, HSS, hingga Tanjung. Proyek strategis era Gubernur H. Muhidin ini dinilai kunci bagi kelancaran distribusi logistik dan pertumbuhan ekonomi lintas kabupaten.
”Ini akses vital. Kami dorong agar tuntas di periode pertama jabatan Gubernur demi konektivitas wilayah,” tegas Kartoyo.
Selain jalan, ia menyoroti tren kenaikan tinggi muka air banjir sebesar 20 cm tahun ini. Legislator ini mewacanakan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Banjir untuk mengevaluasi efektivitas pengendalian banjir di Kalsel secara menyeluruh.
Di sektor agraris, Kartoyo juga membawa aspirasi modernisasi pertanian. Warga meminta pembangunan jalan usaha tani dan bantuan teknologi guna menggeser metode tradisional ke arah yang lebih produktif.
Menanggapi kondisi yang terus berulang, politisi ini menegaskan kemungkinan adanya langkah legislatif yang lebih tegas.
“Kita akan nelakukan audit terhadap program pengendalian banjir saat ini, selain itu mempertimbangkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk mempercepat solusi penanganan banjir di level provinsi,” Ujarnya (*/HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















