AWASI Illegal Fishing, Pemprov Kalsel Bentuk Belasan Pokmaswas

- Penulis

Jumat, 23 Januari 2026 - 23:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rusdi Hartono, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel. (ANTARA/Latif Thohir)

Rusdi Hartono, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel. (ANTARA/Latif Thohir)

SuarIndonesia — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan membentuk belasan kelompok masyarakat pengawas atau disingkat Pokmaswas terhadap praktik illegal fishing atau penangkapan ikan yang dilarang.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel Rusdi Hartono di Banjarbaru, Kamis (22/1/2026), menyampaikan pokmaswas yang dibentuk tinggal di daerah pesisir laut.

“Awal tahun ini ada sebanyak 15 pokmaswas yang kita bentuk di daerah pesisir,” ungkapnya.

Dinyatakan dia, Pemprov Kalsel mengajak masyarakat pesisir menjadi garda terdepan untuk mencegah praktik illegal fishing yang masih marak terjadi.

Sekaligus, papar Rusdi, untuk menjaga kelestarian ekosistem laut dan perairan air tawar agar terus berlanjut manfaatnya untuk generasi ke generasi.

“Ini tidak hanya tugas dari pemerintah, tapi tanggung jawab kita bersama untuk mencegah kerusakan kekayaan bawah air,” kata Rusdi.

Diungkapkan dia, untuk memperkuat dan mendukung peran pokmaswas tersebut, Pemprov Kalsel memberikan bantuan berupa peralatan seperti perahu bermesin, senter hingga handy talkie.

Rusdi menegaskan, tugas utama pokmaswas, yakni mengawasi dan melaporkan ke pihak berwajib jika ditemukan terjadi praktik distructive fishing seperti penyetruman, penggunaan potas hingga ancaman tongkang yang merusak terumbu karang.

Baca Juga :   AKSI MASSA DI KALSEL Tolak Pilkada Lewat DPRD, "Jangan Tarik Mundur Demokrasi !"

“Kami sudah mengingatkan juga pokmaswas tidak boleh main hakim sendiri saat di lapangan,” ujar Rusdi, Kamis (22/1/2026) melansir AntaraNews.

Rusdi memastikan laporan dan informasi yang disampaikan pokmaswas sesegeranya ditindak lanjuti baik oleh pihak berwajib maupun instansinya.

Menurut dia, langkah ini harus dilakukan karena kelestarian sumber daya ikan ini sangat diperlukan, mengingat masyarakat masih ada yang belum mengerti atau paham pentingnya arti kelestarian itu.

“Masih ada masyarakat kita yang mencoba untuk memotas, menyetrum, Padahal ini dilarang dan itu juga masuk pidana,” ujarnya.

Menurut Rusdi, pokmaswas tidak hanya berfungsi mengawasi, tapi juga diharapkan bisa memberikan edukasi cara menggunakan alat tangkap ikan ramah lingkungan. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink
BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel
DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah
DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla
354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba
AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI
DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:15

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:10

DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:06

DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:24

354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:38

AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:17

DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Berita Terbaru

Banjir yang terjadi di Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:30

Petugas melepasliarkan orangutan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. (Foto: Yayasan BOS)

Kalteng

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:23

BPDLH dan Tim Norwegia bersama Dishut Kalsel saat mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan program FOLU Net Sink 2030 di Desa Pasar Batu, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (18/6/2026). (Foto: Dishut Kalsel)

HST

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca