SiarIndonesia – Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Ny. Yennie Rosyanto Yudha bersama Gubernur Kalsel, H Muhidin Ketua TP PKK Provinsi Kalsel,Hj. Fathul Jannah Muhidin cek langsung perkembangan kesehatan Felina Delfi (11) dan adiknya Jailani (5), di Rumkit Bhayangkara Banjarmasin, Kamis (22/1/2026).
Kunjungan ini dilakukan pasca adik bungsu, Jailani, menjalani operasi pada kakinya beberapa waktu lalu.
Felina Delfi atau yang akrab disapa Adel dan Jailani adalah kakak beradik yatim piatu yang orang tuanya meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, tiga tahun silam.
Turut serta sejumlah Pejabat Polda Kalsel seperti Karo Rena, Dir Polairud, Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kapolresta Banjarmasin, dan Karumkit Bhayangkara Banjarmasin.
Kapolda Kalsel dan Gubernur menyempatkan diri berbincang hangat dengan kedua anak tersebut dan keluarganya, menanyakan kabar serta proses penyembuhan Jailani.
“Dari laporan tim dokter, operasi kaki Jailani berjalan dengan baik dan saat ini dalam masa pemulihan. Kami memantau perkembangannya secara berkala.
Untuk Adel, kondisi kesehatannya juga baik. Yang terpenting, semangat mereka tetap tinggi,” ujar Kapolda usai meninjau.
Kapolda menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masa depan Adel dan Jailani. Bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat medis, tetapi juga berupa perhatian terhadap kebutuhan hidup, pendidikan, dan psikologis kedua anak tersebut.
“Kami di Kepolisian, khususnya Polda Kalsel, merasa terpanggil untuk mengulurkan tangan. Mereka sudah kehilangan orang tua. Jangan sampai mereka kehilangan masa depan. Kami akan pastikan mereka tumbuh dengan sehat, cerdas, dan berakhlak baik,” tegasnya.
Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr. Muhammad El Yandiko, Sp-An-TI, M.M., MARS, QHIA., menjelaskan bahwa operasi yang dijalani Jailani merupakan tindakan korektif yang penting untuk perkembangannya di masa depan.
“Prosesnya berjalan lancar. Kami akan terus lakukan evaluasi hingga pemulihan total. Tim juga memantau perkembangan psikologis keduanya,” paparnya.
Adel, yang saat ini berusia 11 tahun, terlihat sehat. Begitu juga Jailani, meski masih dalam masa penyembuhan, terlihat ceria.
Kedatangan rombongan ini juga turut membawa bantuan berupa bingkisan untuk Adel dan Jailani selama masa pemulihan.
Kepedulian Polda Kalsel terhadap nasib kedua anak yatim piatu ini menjadi bukti nyata peran Bhayangkara sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang paling rentan dan membutuhkan perlindungan.
”Terpenting niatnya adek saat ini untuk cepat sembuh dan sehat kembali,” sampai Gubernur H. Muhidinu,” ucap Gubernur
Sementara, Ketua TP PKK Provinsi Kalsel Hj. Fathul Jannah berbincang dan menyemangati kedua sang anak tersebut, kemudian memberikan sebuah bingkisan yang disenangi mereka. ”Harus semangat dan pasti sembuh adik-adik tercinta,” ungkap Hj. Fathul Jannah tersenyum, memberi semangat agar jalani perawatan dengan intens.
Lantas, Gubernur H. Muhidin meyakinkan kedua anak itu jika nanti sudah sembuh maka pihaknya akan memperhatikan soal pendidikan dan cita-citanya ke depan. Bahkan, Sekolah Rakyat (SR) sebagai tawaran pendidikan nantinya untuk kedua anak tersebut. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















