TERUS BERGULIR Kasus PT Bangun Banua dan BKSDA Kalsel, 46 Orang Telah Diperiksa dan Koordinasi BAKN

- Penulis

Kamis, 22 Januari 2026 - 01:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Terus bergulir kasus di PT Bangun Banua dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam BKSDA). Dari penyidik Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kejayi Kalsel) juga telah memeriksa 46 orang.

Untuk membuktikan kerugian dalam perkara ini,  juga telah berkoordinasi dengan Badan Audit Keuangan Negara (BAKN).

Dari keterangan diperoleh, Rabu (21/1), semua yang diperiksa masih status saksi   yang telah diperiksa untuk memberikan keterangan terkait perkara dalam waktu sekitar sebulan ini.

“Pastinya semua masih terus berjalan untuk penangan perkara dari kedua ini,” kata Kasi Penkum Kejati Kalsel ,Yuni Priyono SH MH didampingi Kasi Penyidikan,Rizal Pradata SH MH.

Kasus ini seperti penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi untuk periode 2009–2023 pada PT Bangun Banua Kalsel.

Dan perkara dugaan penyalahgunaan wewenang dan penyelewengan dana kegiatan dalam rentang tahun 2021 sampai dengan 2024 pada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Disebut, untuk perkara pada PT Bangun Banua Kalsel, tim penyidik  sementara ini sudah memeriksa 18 saksi dan 1 ahli hukum pidana. Kemungkinan masih akan ada lagi saksi yang akan diperiksa untuk dimintai keterangan .

Mengenai siapa saja yang telah diperiksa oleh Tim Penyidik , Kasi Penkum menjelaskan yakni yang termasuk dalam struktur PT Bangun Banua Kalsel  yang ada kaitannya .

Baca Juga :   DPRD Minta Kontraktor Pelaksana dan Dinas PUPR Kalsel Memastikan Kondisi Jalan Jalan Veteran Sungai Lulut Bbenar-benar Siap

Menurutnya selama yang bersangkutan ada, tetap akan dimintai keterangan ,baik yang masih menjabat pada saat ini atau yang pernah menjabat namun sudah keluar (tidak menjabat lagi).

“Yang ada kaitannya dengan peristiwa itu, otomatis akan kami mintai keterangan termasuk Kuasa pemegang saham ataupun para pemegang saham itu kemungkinan pasti akan kami periksa juga untuk dimintai keterangan,” ujarnya lagi.

Sedangkan untuk perkara pada BKSDA, penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap 27 orang saksi untuk dimintai keterangan termasuk dari Perusahan Swasta.

“Untuk membuktikan kerugian  dalam perkara ini, kita telah melakukan koordinasi dengan BAKN. Namun untuk ril-nya berapa kerugian dimaksud, ya kita tunggu saja nanti akan disampaikan,” tutupnya. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda
26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026
243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 01:09

AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:09

TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:14

SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:14

UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:21

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:17

RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:13

BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:08

PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Foto ilustrasi hujan menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya pada tahun lalu. (Foto: Istimewa)

Kalteng

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:59

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca