ADEGAN PEMBUNUHAN Mahasiswi ULM Diperagakan Pelaku Mantan Polisi, Diborgol-Dicekik

- Penulis

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adegan pembunuhan terhadap  ZD (20) mahasiswi Universitas Lambung Mangkurat (ULM)m yang dilakukan trsangka Muhammad Seili (20) seorang mantan anggota polisi, direkonstrisi, Selasa (21/1/2026). (SuarIndonesia/YI)

Adegan pembunuhan terhadap  ZD (20) mahasiswi Universitas Lambung Mangkurat (ULM)m yang dilakukan trsangka Muhammad Seili (20) seorang mantan anggota polisi, direkonstrisi, Selasa (21/1/2026). (SuarIndonesia/YI)

SuarIndonesia – Adegan pembunuhan terhadap  ZD (20) mahasiswi Universitas Lambung Mangkurat (ULM)m yang dilakukan trsangka Muhammad Seili (20) seorang mantan anggota polisi, direkonstruksi, Rabu (21/1/2026).

Rekonstuksi atau peragaan digelar jajaran Satuan Reskrim Polresta Banjarmasin. Tersangka memperagakan sebanyak 18 adegan, mulai dari pertemuan awal dengan korban hingga jasad korban di temukan Simpang 4 traffic light tepatnya di saluran drainase oleh petugas kebersihan Dinas PUPR Kota Banjarmasin.

Rekonstruksi diawali dengan adegan pertemuan tersangka dan korban di sebuah ritel modern di Jalan Mali-Mali, Sungai Ulin.

Keduanya bertemu untuk membahas persoalan asmara, karena lokasi ramai, mereka memilih melanjutkan pembicaraan di dalam mobil tersangka. Sementara sepeda motor korban ditinggalkan di lokasi tersebut.

Pada adegan berikutnya, tersangka membawa korban menuju kawasan Mandiangin. Namun karena kondisi sepi, korban meminta agar perjalanan dialihkan ke daerah perkotaan Banjarbaru.Di tengah perjalanan, baterai telepon genggam korban habis sehingga tersangka membawa korban ke sebuah tempat untuk mengisi daya.

Setelah ponsel korban terisi, keduanya kembali melanjutkan perjalanan ke kawasan Landasan Ulin sambil membahas persoalan hubungan pribadi.

Dalam perjalanan, korban mengakui telah memberikan keterangan palsu terkait dugaan perselingkuhan tersangka dan meminta agar tidak menuju rumah seorang perempuan bernama Novi, melainkan melanjutkan perjalanan ke Banjarmasin.

Pada adegan kelima, keduanya tiba di Jalan Ahmad Yani Kilometer 13. Di lokasi tersebut, tersangka mengaku tersulut nafsu dan memarkirkan mobil untuk melakukan hubungan badan di dalam kendaraan.

Usai kejadian itu, korban menolak mengenakan kembali pakaian dalamnya dan mengajak tersangka langsung ke rumah Dea, calon istri tersangka, sehingga memicu pertengkaran.

Percekcokan berlanjut hingga tersangka tersulut emosi. Dalam perjalanan kembali ke arah Banjarbaru, korban sempat menahan kemudi mobil.

Tersangka kemudian mengambil borgol dari bawah rem tangan dan memborgol tangan korban. Meski korban melakukan perlawanan, tersangka mencekik korban hingga tidak berdaya.

Saat tiba di Jalan Ahmad Yani Kilometer 9, tersangka menyadari korban telah meninggal dunia.

Namun tersangka tetap melanjutkan perjalanan dan berupaya membuang jasad korban di beberapa lokasi.

Setelah mengurungkan niat di kawasan Beruntung Baru Jaya dan Sungai Andai karena kondisi ramai, tersangka akhirnya menuju kawasan Banua Hanyar.

Baca Juga :   RIBUAN Ekor Ayam Mati Gegara Listrik Padam, Peternak Ancam Buang Bangkai ke Kantor PLN

Di dekat Aula STIH Sultan Adam, tersangka menghentikan mobil dan memeriksa sebuah selokan kecil.

Jasad korban kemudian dikeluarkan dari dalam mobil dan terjatuh ke dalam selokan. Tersangka menutup selokan tersebut dengan kayu sebelum meninggalkan lokasi.

Dalam perjalanan menuju rumah kakaknya di Landasan Ulin, tersangka sempat membuang headphone milik korban ke sungai di kawasan Ahmad Yani Kilometer 15.

Keesokan harinya, tersangka mencuci mobil dan membuang barang-barang korban yang tersisa ke tempat sampah di sekitar Polres Banjarbaru.

Rekonstruksi ini dilakukan untuk memperjelas rangkaian peristiwa dan melengkapi berkas penyidikan sebelum kasus dilimpahkan ke tahap selanjutnya.

Aparat kepolisian memastikan proses hukum akan berjalan secara transparan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Cuncun Kurniadi melalui Kasat Reskrim Kompol Eru Alsepa didampangi Kanit I Jatanras Ipda Boy Karter S menyampaikan bahwa rekonstruksi  merupakan langkah penting untuk menjamin transparansi penegakan hukum dalam penanganan perkara pembunuhan tersebut.

“Rekonstruksi ini kami lakukan bersama Kejaksaan sebagai salah satu cara dan teknis penyidikan dengan tujuan untuk menjamin transparansi pelaksanaan penegakan hukum terhadap kasus pembunuhan yang terjadi,” jelas Eru kepada awak media

Ia menjelaskan, perkara ini dikenakan lapisan pasal, yakni pasal pembunuhan serta pasal terkait penganiayaan yang mengakibatkan kematian.

Saat ini, proses hukum telah memasuki tahap pelengkapan berkas perkara.“Berita acara rekonstruksi hari ini akan dimasukkan dalam berkas dan selanjutnya kami kirimkan ke Kejaksaan untuk dilakukan penelitian lebih lanjut,” tambahnya.

Eru juga menyebutkan bahwa rekonstruksi dilakukan secara terbuka dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk media, keluarga korban, perwakilan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dari pihak tersangka, serta pihak kejaksaan dan keluarga korban.

“Seluruh pihak kami libatkan agar proses ini berjalan transparan dan akuntabel, serta untuk memastikan bahwa setiap tahapan hukum dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya .(YI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HUJAN di Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang dan Angin Kencang
MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla
SELEKSI KONTINGEN Brisportartcular 2026 Digelar BRI Region 14 Banjarmasin, Tercatat 31 Peserta Berebut 8 Posisi Wakil Badminton
GRAND FINAL Nanang – Galuh Kalsel, Ini Deretan Sosok yang Dinobatkan
AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca