UPAYA Tingkatkan Kesejahteraan Guru PAUD Terkendala Minimnya Sekolah Negeri

- Penulis

Selasa, 4 Oktober 2022 - 23:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Jumlah sekolah negeri untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Banjarmasin yang masih sedikit menjadi kendala bagi Dinas Pendidikan (Disdik) setempat untuk meningkatkan kesejahteraan gurunya yang masih berstatus honorer.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan PAUD, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, Edy Junaidi mengatakan, perbandingan sekolah PAUD negeri dan swasta terlampau jauh.

“Dari 142 satuan sekolah PAUD yang terdaftar di sistem Dapodik (Data Pokok Pendidikan), hanya 5 sekolah yang negeri, sisanya swasta,” ucapnya saat ditemui awak media, Selasa (4/10/2022).

Angka tersebut menurutnya, sangat jauh berbeda dengan eksistensi sekolah negeri untuk sekolah jenjang di atasnya, yakni Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Kalau SD dan SMP mayoritas sekolah negerinya masih dominan. Berbanding terbalik dengan satuan PAUD,” ungkapnya.

Menurutnya hal itulah yang menjadi kendala bagi pihaknya untuk meningkatkan kesejahteraan para guru honorer untuk jatah pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Kita perlu dukungan lebih dari pemerintah daerah bagaimana caranya untuk lebih mengoptimalkan skala PAUD yang berstatus negeri di Banjarmasin, agar kita bisa meningkatkan kesejahteraan guru di jenjang pendidikan PAUD ini,” ungkapnya.

“Karena jumlah PAUD kita sangat sedikit. Jika banyak, otomatis ada pengangkatan status guru yang awalnya honorer menjadi PNS atau PPPK,” tambahnya.

Bahkan, Edy mengakui, bahwa hingga sampai saat ini satuan PAUD masih belum tersentuh oleh kuota atau jatah pengangkatan PNS atau PPPK guru.

Baca Juga :   DPRD Kalsel Dukung Program Cetak Sawah, Kurangi Ketergantungan Impor Pangan

Kendati demikian, dirinya menekankan bahwa sebenarnya problem yang dihadapi Disdik saat ini tidak hanya terjadi di Kota Banjarmasin saja, alias juga dialami daerah lain.

Bahkan Edy menyebut minimnya jumlah PAUD negeri ini juga menjadi problem secara nasional.

“Kalau bicara soal kesejahteraan artinya sudah jelas. Karena lebih banyak jumlah sekolah yang berstatus swasta otomatis tidak ditanggung oleh pemerintah kota,” tukasnya.

Namun ia mengklaim bahwa saat ini pemerintah Kota Banjarmasin sebenarnya sudah memberi perhatian terhadap tingkat kesejahteraan guru honorer di jenjang PAUD.

“Buktinya, di zaman Bunda PAUD Banjarmasin, Hj Siti Wasilah ada perubahan penghasilan guru honorer berupa penambahan tunjangan insentif daerah,” imbuhnya.

Di tahun 2014 dan 2015, guru honorer PAUD yang negeri maupun swasta hanya mendapat tunjangan penghasilan sebesar Rp200.000 per bulan.

“Sekarang sudah meningkat, di tahun ini sudah mencapai Rp600.000 per bulan untuk seribu orang lebih guru honorer PAUD swasta, dan Rp700.000 yang diterima oleh 16 orang guru honorer PAUD negeri,” pungkasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura
SEORANG REMAJA Diduga Epelipsi Hilang di Sungai Martapura
PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin
DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel
TERKAIT MORTIL, Dicek Gegana Brimob Polda Kalsel dan Dihancurkan
DITEMUKAN BAHAN PELEDAK Mortil “81 Tampella” Peninggalan Zaman Perang di Kampung Arab
TERUNGKAP P.elaku Percobaan Pemerkosaan di Rawasari, Korban Melawan
KALTENG-KALSEL Bersinergi Pacu Pembangunan Regional dan Nasional

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 00:21

TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura

Jumat, 17 April 2026 - 21:52

4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga

Kamis, 16 April 2026 - 20:51

KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 20:41

TANGANI KBGO, Kemkomdigi Ketatkan Pengawasan Platform Digital

Kamis, 16 April 2026 - 19:45

LULUSAN SR Dijanjikan Beasiwa dan Peluang Kerja

Kamis, 16 April 2026 - 19:41

KERIBUTAN di Depan Tempat Gym, Seorang Pria Keluarkan “Pistol”

Kamis, 16 April 2026 - 19:17

20 PERSONEL Tim SAR Dikerahkan Cari Helikopter Hilang di Sekadau

Rabu, 15 April 2026 - 21:24

MENHAJ: Kesiapan Layanan Haji Indonesia Sudah Hampir Selesai

Berita Terbaru

Kapal tanker berlayar di Teluk, dekat Selat Hormuz di tengah perang Iran vs AS-Israel. (REUTERS/Stringer)

Internasional

IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:18

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca