REALIZA ANTI CHAMAS dari Brasil Diujicobakan untuk Padamkan Karhutla

- Penulis

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko Polkam Dudung Abudrachman ditemui usai pertemuan bilateral antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (11/10/2026). (Foto: HO-Dokumentasi Pribadi)

Menko Polkam Dudung Abudrachman ditemui usai pertemuan bilateral antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (11/10/2026). (Foto: HO-Dokumentasi Pribadi)

SuarIndonesia — Pemerintah mempercepat pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia, antara lain melalui uji coba uji coba cairan pemadam asal Brasil di Sumatera Selatan.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman mengatakan pemerintah akan mengoptimalkan berbagai metode pemadaman, baik melalui jalur udara maupun darat, untuk mengatasi kebakaran yang masih berlangsung.

“Kebetulan ada bantuan dari Brasil berupa serbuk realiza anti chamas yang dilarutkan ke dalam air  lalu disemprotkan dan dapat mengendap untuk mematikan api. Cairan ini sudah kami uji coba di Sumatera Selatan dan Kalimantan. Mudah-mudahan upaya ini terus berlanjut sehingga kebakaran segera bisa dipadamkan,” kata Dudung setelah pertemuan bilateral Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (11/10/2026).

Dilansir Antara, Dudung mengatakan dirinya dalam waktu dekat akan meninjau sejumlah wilayah terdampak karhutla, termasuk Sumatera Selatan, untuk melihat perkembangan penanganan kebakaran.

Ia menjelaskan pemadaman akan terus dilakukan melalui operasi udara menggunakan helikopter serta penanganan langsung oleh personel di lapangan.

“Via udara, melalui heli tetap. Termasuk manual juga melalui anggota yang nanti akan dilibatkan,” ujar Dudung menambahkan.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan uji coba penggunaan bahan pemadam untuk mengatasi kebakaran di lahan gambut.

Dalam keterangan pada Jumat (9/10/2026), BNPB menyebut penggunaan Realiza Anti Chamas telah diuji coba di wilayah Banyuasin, Sumatera Selatan. Bahan tersebut berupa serbuk yang dilarutkan dalam air untuk disemprotkan ke api dan berfungsi menghambat penyebaran kebakaran.

Baca Juga :   KARHUTLA di Kawasan Gubernur Soebardjo Banjar, Kapolda Kalsel ke Lokasi hingga Terjunkan Drone Thermal dan Surfaktan

Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan Listyo Sigit Prabowo mengatakan pemerintah terus memantau perkembangan karhutla dan mengkaji langkah yang dinilai efektif untuk mempercepat pemadaman.

Ia mengatakan Presiden Prabowo telah memerintahkan TNI, Polri, pemerintah daerah, serta kementerian terkait, termasuk Manggala Agni Kementerian Kehutanan, untuk terus melakukan upaya pemadaman.

Percepatan penanganan dilakukan melalui operasi darat dan udara. Pemerintah juga mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat serta mengkaji perbaikan regulasi untuk memperkuat pencegahan kebakaran.

“Mulai dari satuan tugas udara, satuan tugas darat, hingga upaya sosialisasi dan edukasi serta perbaikan regulasi, semuanya sedang didorong. Termasuk mempersiapkan Badan Restorasi Gambut menjadi badan yang lebih fleksibel untuk menghadapi dan mencegah karhutla agar dapat diminimalkan,” kata Listyo. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

30.190 KOLEKSI dan 20 Benda Budaya Bersejarah Dipulangkan dari Belanda
MOTOGP Indonesia 2026 – Marc Marquez Menang Sprint Race
DERBY BORNEO, Misi Bangkit Barito Putera v Persiba, Frans: ‘Haram’ Kalah di Kandang
DIATUR Tarif Pemeriksaan Kesehatan Haji
KASUS KORUPSI KPP Madya Banjarmasin: KPK Panggil Direktur Sungai Danau Jaya dan Binuang Mitra Bersama Prima
WANTIMPRES Bentuk Rencana Enam Bidang Kerja
PRESIDEN Prabowo: “Saya Lihat Masa Depan Indonesia Cerah”
KASUS TTPU: Rita Widyasari Diperiksa KPK 6 Jam Lebih

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:23

30.190 KOLEKSI dan 20 Benda Budaya Bersejarah Dipulangkan dari Belanda

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:48

KECELAKAAN BERUNTUN di Kawasan Lingkar Utara Dipicu Kabut Asap

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:25

ZIARAH MAKAM Memperingati 164 Tahun Wafatnya Pahlawan Nasional Pangeran Antasari

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:17

DUA TEMPAT TERBAKAR, Menara Fried Chicken dan Jegger

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:24

TERULANG KARHUTLA Melanda kawasan Golf Ujung Sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:49

TEWAS TERLUKA, Pria Warga Kelayan B Ini Tergeletak di Depan Rumah Warga

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:08

DERBY BORNEO, Misi Bangkit Barito Putera v Persiba, Frans: ‘Haram’ Kalah di Kandang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:29

OPERASI Salvage KM Virgo Transport 8, Tim Penyelam-Peralatan Tiba Sabtu ini

Berita Terbaru

BKSDA dan YIARI Kalbar melakukan translokasi terhadap delapan orang utan Kalimantan yang kehilangan habitat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

46 ORANG UTAN Diselamatkan Akibat Karhutla

Minggu, 11 Okt 2026 - 20:54

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca