30.190 KOLEKSI dan 20 Benda Budaya Bersejarah Dipulangkan dari Belanda

- Penulis

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kebudayaan Fadli Zon bersama Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Belanda Rianne Letschert di Indonesia House Amsterdam di Belanda, Jumat (9/10/2026). (Foto: HO-Kementerian Kebudayaan)

Menteri Kebudayaan Fadli Zon bersama Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Belanda Rianne Letschert di Indonesia House Amsterdam di Belanda, Jumat (9/10/2026). (Foto: HO-Kementerian Kebudayaan)

SuarIndonesia — Menteri Kebudayaan Fadli Zon berupaya memulangkan 30.190 unit Koleksi Eugène Dubois dan 20 benda budaya bersejarah dari Belanda dengan menandatangani dua kesepakatan pengalihan bersama Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Belanda, Rianne Letschert, Jumat (9/10/2026).

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan pengembalian tersebut merupakan langkah penting untuk memulihkan keadilan sejarah dan kedaulatan budaya Indonesia, sekaligus mengakui identitas Indonesia yang berkaitan dengan benda budaya bersejarah tersebut.

“Kesepakatan repatriasi antara Indonesia dengan Belanda ini merupakan penegasan keadilan sejarah, pemulihan kedaulatan budaya, serta pengakuan atas martabat dan identitas budaya bangsa Indonesia,” ujar Fadli Zon dalam siaran pers di Jakarta, Minggu (11/10/2026), dikutip dari Antara.

Fadli bersama Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Belanda Rianne Letschert menandatangani kedua kesepakatan pengalihan tersebut di Indonesia House Amsterdam.

Pemulangan Koleksi Dubois, yang mencakup temuan manusia purba Homo erectus atau Manusia Jawa, disebut sebagai repatriasi terbesar dalam sejarah Indonesia, baik dari segi jumlah maupun nilai ilmiah koleksinya.

“Ini merupakan repatriasi terbesar dalam sejarah Indonesia, bahkan salah satu tonggak repatriasi paling signifikan di dunia, baik dari segi kuantitas maupun kualitas dan nilai ilmiah koleksinya. Koleksi Dubois memiliki nilai ilmiah dan historis yang sangat penting, sekaligus menegaskan posisi Indonesia dalam sejarah evolusi manusia dan penelitian paleoantropologi dunia,” kata Fadli.

Pengembalian tersebut melanjutkan pengalihan tahap awal di mana empat mahakarya Koleksi Dubois dipulangkan ke Tanah Air pada 17 Desember 2025.

Koleksi yang dipulangkan meliputi tempurung kepala, gigi geraham, dan tulang paha Homo erectus, serta cangkang kerang bergores yang kini dipamerkan di Museum Nasional Indonesia.

Pada tahap lanjutan, sebanyak 29.763 objek dan 427 kerangka leluhur (sisa-sisa manusia) akan dikembalikan dari Naturalis Biodiversity Center di Leiden, Belanda.

Baca Juga :   PENJAGA MALAM Kaget Rekannya Tak Bernyawa di Kelayan A

Selain Koleksi Dubois, kesepakatan kedua mencakup pengembalian 20 benda budaya dari tujuh kelompok koleksi yang berpindah kepemilikan secara tidak sukarela pada masa kolonial (involuntary loss).

Ketua Komite Koleksi Kolonial Belanda Lilian Gonçalves-Ho Kang You menjelaskan keputusan negaranya untuk mengembalikan benda budaya tersebut didasarkan pada penelitian asal-usul koleksi, penelusuran bukti sejarah terkait ketidakadilan kolonial, serta dialog berkelanjutan antara kedua negara.

“Komite menyimpulkan bahwa ke-20 benda budaya tersebut kehilangan kepemilikannya secara tidak sukarela,” ungkap Lilian.

Benda budaya bersejarah yang dikembalikan antara lain Berlian Banjarmasin (1 objek), Pedang Sikin Panjang (1 objek), panel makam Kesultanan Aceh (1 objek), manuskrip Al-Qur’an (1 objek) milik Teuku Umar, manuskrip Kesultanan Aceh (4 objek), gulungan Wayang Beber (6 objek), dan nisan Batu Aceh (6 objek).

Fadli menambahkan, pengembalian benda budaya bersejarah tersebut merupakan bagian dari mandat Pasal 32 Undang-Undang Dasar 1945 untuk memajukan kebudayaan nasional.

Setelah kembali ke Tanah Air, Kementerian Kebudayaan berkomitmen mengelola benda-benda tersebut melalui tiga prinsip utama, yakni perawatan dan konservasi, penelitian ilmiah bersama, serta perluasan akses publik melalui edukasi.

Upaya tersebut diharapkan tidak hanya memulihkan kepemilikan warisan budaya Indonesia, tetapi juga memperkuat penelitian, pelestarian, dan pemanfaatan koleksi untuk kepentingan pendidikan masyarakat. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

REALIZA ANTI CHAMAS dari Brasil Diujicobakan untuk Padamkan Karhutla
MISTERI Seorang Nelayan Tewas Berdarah Tergeletak di Rumah Warga Terus Diselidiki Polisi
DUA TEMPAT TERBAKAR, Menara Fried Chicken dan Jegger
TERULANG KARHUTLA Melanda kawasan Golf Ujung Sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor
MOTOGP Indonesia 2026 – Marc Marquez Menang Sprint Race
TEWAS TERLUKA, Pria Warga Kelayan B Ini Tergeletak di Depan Rumah Warga
DERBY BORNEO, Misi Bangkit Barito Putera v Persiba, Frans: ‘Haram’ Kalah di Kandang
DIATUR Tarif Pemeriksaan Kesehatan Haji

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:23

30.190 KOLEKSI dan 20 Benda Budaya Bersejarah Dipulangkan dari Belanda

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:48

KECELAKAAN BERUNTUN di Kawasan Lingkar Utara Dipicu Kabut Asap

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:25

ZIARAH MAKAM Memperingati 164 Tahun Wafatnya Pahlawan Nasional Pangeran Antasari

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:17

DUA TEMPAT TERBAKAR, Menara Fried Chicken dan Jegger

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:24

TERULANG KARHUTLA Melanda kawasan Golf Ujung Sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:49

TEWAS TERLUKA, Pria Warga Kelayan B Ini Tergeletak di Depan Rumah Warga

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:08

DERBY BORNEO, Misi Bangkit Barito Putera v Persiba, Frans: ‘Haram’ Kalah di Kandang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:29

OPERASI Salvage KM Virgo Transport 8, Tim Penyelam-Peralatan Tiba Sabtu ini

Berita Terbaru

BKSDA dan YIARI Kalbar melakukan translokasi terhadap delapan orang utan Kalimantan yang kehilangan habitat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

46 ORANG UTAN Diselamatkan Akibat Karhutla

Minggu, 11 Okt 2026 - 20:54

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca