Ucapan Syahadat Sultan Banjar Tandai Penganugerahan Parang Bungkul

- Penulis

Rabu, 19 September 2018 - 14:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sultan H Khairul Sakeh menganugerahkan Pusaka Parang Bungkul beserta sertikat atau Darjah Kebesaran Kesultanan Banjar. (Foto Robby/suarindonesia.com)

Suarindonesia – Dengan mengucapkan syahadat, Sultan Banjar Sultan Khairul Saleh Al-Mu’tashim Billah membuka Parang Bungkul Kayutangi dari kumpangnya dan menghunuskannya ke atas. Setelah itu, Sultan Khairul Saleh langsung menyerahkan sebilah pusaka Parang Bungkul Kayutangi berwarna hitam dengan motif kuning kepada Danrem 101 Antasari yang lama, Kolonel Yudianto Putrajaya SE, MM.

Demikian prosesi adat penganugerahan sebuah pusaka Parang Bungkul Kayutangi era Kesultanan Banjar oleh Sultan Banjar Sultan Haji Khairul Saleh Al-Mu’tashim Billah kepada Danrem 101 Antasari lama Kolonel Inf Yudianto Putrajaya, SE, MM berjalan dengan lancar, Rabu (19/9/2018). Prosesi adat itu merupakan bagian dari acara serahterima Danrem 101 Antasari m dari Kolonel Inf Yudianto Putrajaya, SE, MM kepada Danrem baru Kolonel Arm Syaiful Rahman, SSos.

Dalam acara prosesi adat yang digelar di halaman Korem 101 Antasari, Sultan Banjar, Sultan Haji Khairul Saleh Al-Mu’tashim Billah didampingi oleh Datu Astaprana Hikmadiraja Drs. Haji Iberamsyah Barbary yang mengucapkan salawat mengiringi penganugerahan itu, serta Menlu dan Budaya Kesultanan Banjar Pangeran Noor Yakin.

Baca Juga :   PEMKAB HST Miliki Tim Percepatan Eliminasi TBC

Sultan Haji Khairul Saleh Al-Mu’tashim Billah mengungkapkan bahwa penganugerahan parang Bungkul Kayutangi tersebut sebagai cindera hati dari Kesultanan Banjar atas pengabdian dan peran serta Danrem 101 Antasari di Negeri Banjar.

“Ini sebagai cindera hati dan ikatan persaudaraan dengan kerabat kesultanan Banjar,” ujarnya kepada Suarindonesia.

Sultan mengatakan Parang Bungkul Kayutangi ini mempunyai tuah berpengaruh luas, pertahanan dan keberanian tinggi. Ia menambahkan ihwal pada zaman dulu Parang Bungkul Kayutangi dijadikan sebagai senjata perang di Kerajaan Banjar. Selain untuk alat perang, menurutnya, parang Bungkul Kayutangi bisa dilakukan untuk segala macam aktivitas masyarakat Banjar.

“Parang Bungkul Kayutangi berfungsi untuk menjaga diri dan sebagai simbol keperkasaan,” tegasnya.

Prosesi pelepasan Danrem 101/Antasari. (video: Robby/suarindonesia.com)

Ia mengucapkan selamat bertugas kepada Danrem 101 Antasari yang baru dan diharapkan bisa menjalin hubungan dengan semua pihak terkait termasuk tokoh agama dan masyarakat.

Selain itu, dapat menjaga pertahanan dan keamanan menjelang Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden April 2019 mendatang.(BY)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PERGERAKAN PUNCAK HAJI, Enam Jemaah Embarkasi Banjarmasin Diikutkan Safari Wukuf
TERDUGA KAWANAN PREMAN di SPBU Resahkan Sopir Truk, Digiring Polisi
PELAKU PENCURI Terkepung di Dalam Rumah dan Diamuk Warga Kawasan Pramuka Banjarmasin
SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus
PUNCAK HAJI: Pemerintah Siagakan Pos Kesehatan di Arafah dan Mina
KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara
KEMENHUT Tahan Tersangka Penyelundup 3 Ton Sisik Trenggiling
BGN Tangguhkan 1.152 SPPG Wujud tak Ada Kompromi untuk Standar MBG

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:37

SEPAKAT Bentuk Pansus, DPRD Kalsel : Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:28

AKSI RATUSAN SOPIR Truk Menuntut Ketersediaan Solar Bersubsidi di DPRD Tabalong

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:13

PERGERAKAN PUNCAK HAJI, Enam Jemaah Embarkasi Banjarmasin Diikutkan Safari Wukuf

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:37

SPN POLDA KALSEL Implementasikan Standar Internasional ISO 21001:2018

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:22

TERDUGA KAWANAN PREMAN di SPBU Resahkan Sopir Truk, Digiring Polisi

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:54

IBADAH KURBAN, PWI Kalsel Sembelih Tiga Ekor Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca