TUDINGAN Tentang Ijazah, Oknum M : “Jika Palsu Kenapa tidak Dicoret KPU Sejak Awal”

- Penulis

Kamis, 16 Januari 2025 - 22:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Tudingan soal ijazah yang adanya dugaan palsu, dan kini giliran M menyangkal seratus persen

M, oknum anggota DPRD Tanan Bumbu, yang dilaporkan memalsukan ijazah paket C kepada awak media pada Selasa (14/1/2025) dengan tegas membantah.

“Saya menyangkal 100 persen tuduhan tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, ijazah yang dia dapat di Yayasan PKBM di bawah naungan Lembaga Yayasan Bina Warga (YBW) Satui, sesuai prosuder.

“Ijazah yang saya gunakan mendaftar KPU saat pencalegkan asli dan dapat dipertanggungjawabkan

Jika ijazah yang digunakan pada proses pencalegan itu palsu, kenapa tidak dicoret sejak awal oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU),” bebernya.

Kemudian soal pernyataan Ketua Yayasan Bina Warga (YBW) Satui Adrian yang menyatakan kalau namanya itu tidak ada dalam buku induk sehingga pihak yayasan tidak pernah memproses ijazahnya.

Ini ditepis M.”Kalau tidak ada nama saya, kenapa data-data saya ada di Disdik Tanbu.

Tahu sendiri kan Dinas dapat data dari yayasan,” ucapnya lagi.

Sebagai orang yang cukup lama mengenal Yayasan PKBM, secara pribadi katanya tidak mengerti kenapa Adrian memberikan penyataan seperti itu.

“Saya cukup mengenal yayasan itu, selain ikut bersekolah juga pernah ikut membangun bersama-sama Adrian yang merupakan guru saya waktu SMP,” ujarnya.

M juga mempertanyakan ijazah legalisir yang katanya bukan tandatangan Adrian.

“Kalau bukan tandatangan Pa Adrian lalu tandatangan siapa.

Dan ijazah yang sudah dilegalisir itu sebenarnya mereka dapat dari mana,” balinya mempertanyakan.

M juga mengatakan telah memberikan keterangan dihadapan penyidik Dit Reskrimsus Polda Kalsel terkait laporan dugaan ijazah palsu yang menyeret namanya.

“Saya sudah jelaskan ke penyidik kalau ijazah yang saya dapat sesuai prosuder,” ujarnya.

Sebelumnya, M dilaporkan oleh Amirudin Suat SH, sekalu kuasa hukum Yayasan PKBM Bina Warga Satui, ke Dit Resrkrimsus Polda Kalsel.

Baca Juga :   INSIDEN di Perairan Alalak, Antena Kapal MV Harima Mengenai Kabel Listrik

Bahkan M juga telah dilaporkan ke Dit Reskrimum Polda Kalsel dengan dugaan tandatangan palsu di legalisir ijazah itu.

Dari pihak yayasan menyatakan bahwa M tidak tercatat dalam buku induk peserta didik, baik sebagai pendaftar awal pada 2007 maupun sebagai peserta ujian Paket C tahun 2010.

“Salah satu indikasi kuat yang mencurigakan adalah perbedaan nomor seri ijazah M dibandingkan dengan nomor seri milik teman-temannya yang seangkatan,” kata Ketua YBW Satui, Adrian, pada Senin (13/1/2025).

Diduga, M menggunakan blangko ijazah milik orang lain.

YBW menegaskan bahwa mereka tidak pernah memproses maupun melegalisasi ijazah dan Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) atas nama M

Berdasarkan investigasi internal, ditemukan adanya tindakan yang diduga manipulatif.

Yaitu penggunaan tipe-x pada buku induk untuk menghapus nama asli peserta, yang kemudian diganti dengan M.
Fakta ini semakin memperkuat dugaan bahwa dokumen pendidikan M tidak sah.

Sisi lain, Ketua YBW Satui ini melalui siaran pers menyatakan berani ditembak kalau ada tandatangani legalisir ijazah tersebut

“Saya pernah menandatangani surat legalisir ijazah milik M.
Saya berani ditembak kalau memang melakukan itu.

Saya tidak sebodoh itu,” tegasnya dalam video yang dikirim. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HAJI ISAM Tetap Aktor Penting Penanganan Karhutla Kalsel, Meski Bukan Koordinator
DI TENGAH ANCAMAN Kemarau dan Karhutla, Korem 101/Ant Gelar Salat Istisqa
BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang
MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI
PRAPERADILAN Febrie Ditolak
AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan
MOMENTUM Keluarga Besar Polresta Banjarmasin Mengenang Perjuangan dan Keteladanan Rasulullah SAW
GUBERNUR Kalbar Didemo Para Peladang, Batal Cabut Perda Nomor 1/2022
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:38

HAJI ISAM Tetap Aktor Penting Penanganan Karhutla Kalsel, Meski Bukan Koordinator

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:13

DI TENGAH ANCAMAN Kemarau dan Karhutla, Korem 101/Ant Gelar Salat Istisqa

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:53

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:44

MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:04

MOMENTUM Keluarga Besar Polresta Banjarmasin Mengenang Perjuangan dan Keteladanan Rasulullah SAW

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:14

GUBERNUR Kalbar Didemo Para Peladang, Batal Cabut Perda Nomor 1/2022

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:44

BMKG: 1.079 Hotspot Terdeteksi pada Kamis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:05

POLDA KALSEL Kerahkan 350 Personel Gabungan dan Siapkan Kolam Bioflok Portable

Berita Terbaru

Lumpur penuhi permukiman di Nepal usai banjir bandang. (Foto: REUTERS/Navesh Chitrakar)

Internasional

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:53

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. (detikcom/Gilang Faturahman)

Hukum

PRAPERADILAN Febrie Ditolak

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:29

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca