Suarindonesia – Tujuh warga Banten Jawa Barat, menjadi korban Kecelakaan kerja di Desa Pemangkih Laut, tepatnya depan Komplek Bumi Wahyu Utama III Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar, Minggu (24/2), sekitar pukul 13.00 WITA.
Mereka terkena setrum aliran listrik. Korban masing-masing berrnama Anda (40), mengalami luka bakar pada bagian kedua tangannya.
Arsana (26), mengalami luka di bagian tangan, Muandar (40), luka di bagian tangan, Endin (40), dan hal sama dialami Tisna (40). Namun Tisna akhirnya menghembuskan nafas terakhir.
Kemudian, Sada (27) dan Suheni (40). Lima korban dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Sari Mulia Banjarmasin, sedangkan dua lainnya dilarikan ke Intalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin.





Dari keterangan, para korban saat itu melaksanakan tugasnya untuk memasang tiang salah satu pemancar telepon dan internet yang ditunjuk pihak XL.
Ketika ingin mendirikan tiang tersebut tiba-tiba mengenai kabel listrik dengan tegangan tinggi.
Disitulah mereka langsung tersengat aliran listrik, dan tak sadarkan dir.
Atas kejadian, warga melaporkan kejadian ke Emergency maupun Rescue yang mempunyai mobil Ambulan.
Tak lama kemudian sejumlah anggota kepolisian dari Polsek Kertak Hanyar, langsung berdatangan ke lokasi kejadian untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Pekara (TKP).
Semua dilarikan ke rumah sakit. Namun takdir berkata lain salah satu korban yakni Tisna menghembuskan napas terakhir, meski para medis berusaha memberikan pertolongan.
Dari keterangan Wawan, kejadian tersebut berawal ketika dirinya bersama sekitar delapan orang yang lain sedang bekerja memasang jaringan internet.
Mereka siang itu melakukan proses penancapan tiang jaringan, namun justru mengalami kejadian tidak terduga.
Ujung tiang yang mereka tancapkan tersebut menyentuh kabel listrik tegangan tinggi.
“Saya bersama sekitar delapan rekannya tersengat listrik, namun apes yang dialami seorang rekannya, Trisna. Saya dan beberapa temannya berhasil selamat,” ungkapnya lagi.
Kapolsek Kertak Hanyar, Iptu Prastra Yana WS SIk, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa dan anggotanya bersama Tim Identifikasi Polres Banjar, masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pastinya. (DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















