TINGGAL Dikembangkan Potensi EBT di Kalsel Sangat Besar

- Penulis

Jumat, 31 Januari 2020 - 23:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Kabid Energi Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalsel, Sutikno, menjelaskan saat ini energi baru terbarukan (EBT) di Kalsel baru 6 persen dari total pembangkitan energi.

Disebutkannya berdasarkan peraturan presiden (perpres) capaian EBT harus 32 persen dari total pembangkitan energi.

Berdasarkan perpres tersebut, lanjut Sutikno, Pemprov Kalsel menerbitkan peraturan daerah (perda) untuk mencapai 24,7 persen EBT dari total pembangkitan energi.

“Potensi batubara di Kalsel sangat besar untuk dijadikan bahan baku pembangkit listrik. Pada 2050 mendatang kebutuhan energi melonjak tajam dengan terbangunnya beberapa kawasan.

Seperti sentra industri Jorong memerlukan 1.000 mega watt (MW) atau 1 giga watt (GW), kemudian kawasan ekonomi khusus (KEK) Mekar Putih memhutuhkan suplai listrik 400 MW.

Berikutnya kawasan industri Batulicin memerlukan suplai listrik 600 MW.”Total keperluan sekitar 2 ribu MW,” ujarnya, Jumat (31/1).

Dikatakan Sutikno, suplai EBT sangat dibutuhkan. Hal itu sejalan dengan potensi EBT yang dimiliki Kalsel.

Dari tenaga bayu atau angin berdasarkan riset dengan tekanan 6 sampai 8 meter perdetik menghasilan energi 800 MW, tekanan 4 sampai 6 meter persetik mencapai 600 MW.

Baca Juga :   SATGAS DARAT Kunci Kendalikan Karhutla

Potensi EBT lainnya berasal dari pabrik kepala sawit. Dari limbah cair PKS bisa menghasilkan 3 MW.

Saat ini dari 36 PKS yang beroperasi tidak tergantung listrik PLN, namun memanfaatkan cairan limbah sawit.

“Dari PKS ini tenaga yang dihasilkan hampir 100 MW, kemuduan dari kernel cangkang dan jenjang kosong sawit capaian energi bisa 5 sampai 6 MW di setiap pabrik. Mikro hydro atau pembangkit tenaga air potensinya juga sangat besar.

Potensi lainnya energi biofull dari minyak CPO mencapai 1,7 juta ton pertahun untuk campuran B20 atau biodesel dan Bapak presiden mencanangkan 2020 B30.

“Artinya minyak solar 70% dan biofull 30% dari minyak CPO,” bebernya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DITAHAN POLISI Terduga Pelaku Penipuan Arisan Online, Para Korban Berharap Hukuman Diberikan jadi Efek Jera
DPRD KALSEL Apresiasi Terselenggaranya Road Safety Week.2026
RATUSAN PESERTA Berkompetisi “Road Safety Week” SDC Ditlantas Polda Kalsel
KAPOLSEK Banjarmasin Utara Sambangi Warga Kurang Mampu
POLICE LINE Lokasi Dugaan Tambang Emas di Palau Aranio
HAJI ISAM Dikabarkan Bidik 62% Saham BYAN Rp 52,7 T
LEBIH DARI 40 Karya Muslim Anang Abdullah di Taman Budaya Kalsel
DEWAN KALSEL Monitor Reklamasi dan Limbah B3 Tambang

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:22

ICT: Mekanisme Akumulasi Kuota Internet Harus Dibuat Sederhana

Rabu, 2 September 2026 - 21:48

FIRMAN YUSI Bantu Operasional Tiga UPBS di Tabalong dan Bagikan Masker

Selasa, 1 September 2026 - 21:44

SOSPER Penyelenggaraan Kesehatan, Begini Himbauan Ketua Dewan Kalsel

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:29

KEGIATAN Sosial Kemanusiaan Kejati Kalsel Donor Darah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12

AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:28

LANJUT BAHAS Ranperda Penyelenggaraan Kesehatan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:10

KABUT ASAP di Kalsel Rentan Meningkat Penyakit ISPA, Polisi Bagikan Masker

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:31

WASPADAI Risiko ISPA Selama Musim Kemarau

Berita Terbaru


Kepala BGN Sudaryono. (Foto: HO-BGN)

Nasional

BGN Keluarkan 1.653 Satuan Pendidikan Penerima MBG

Sabtu, 12 Sep 2026 - 00:01

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca