DEWAN KALSEL Monitor Reklamasi dan Limbah B3 Tambang

- Penulis

Jumat, 11 September 2026 - 19:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan monitoring langsung terhadap pengelolaan reklamasi dan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) pada perusahaan pertambangan di Kabupaten Tanah Laut, Jumat (11/9/2026).

Peninjauan ini menyasar dua lokasi, yakni PT Arutmin Indonesia Site Asamasam dan PT Jorong Barutama Greston (JBG).

​Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Mustaqimah (Kimmi), menyatakan kegiatan bertujuan memastikan kewajiban pascatambang tidak hanya sebatas perencanaan, melainkan terealisasi dengan baik di lapangan.

Berdasarkan peninjauan, proses reklamasi di kedua perusahaan masih berjalan dan sebagian lahan telah diserahterimakan kepada masyarakat serta pemerintah daerah.

Sementara itu, Kepala Teknik Tambang (KTT) sekaligus Direksi Site JBG, Ahmad Gazali Rahman, memaparkan dari 1.416,89 hektare lahan terganggu, sebanyak 1.216,84 hektare atau sekitar 85 persen telah berhasil direklamasi.

Selain itu, program rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) seluas 2.642,96 hektare telah tuntas 100 persen.

Terkait limbah B3 periode 2025 hingga Agustus 2026, JBG mencatat total 11,90 ton limbah, dengan 10,89 ton telah dikirim ke pengelola dan sisa 1,01 ton tersimpan di fasilitas khusus sesuai standar KLHK.

Baca Juga :   RATUSAN PESERTA Berkompetisi "Road Safety Week" SDC Ditlantas Polda Kalsel

Perwakilan External Affairs Site Asam-Asam PT Arutmin Indonesia, Firhansyah, menjelaskan pengawasan lingkungan di wilayahnya mencakup pemantauan kualitas udara dan air, pengelolaan air tambang via sistem SPARING/WETLAND, serta pengangkutan limbah B3 yang terpantau lewat dokumen manifest.

​Dalam pengawasan tersebut, Komisi III DPRD Kalsel turut mendorong pihak perusahaan untuk menggandeng potensi daerah, seperti Bank Kalsel untuk jaminan reklamasi dan UPTD Laboratorium ESDM untuk uji sampel lingkungan, guna mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dewan juga menekankan pentingnya penyesuaian musim tanam pada program rehabilitasi DAS agar tanaman mampu tumbuh maksimal. (*/HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DPRD KALSEL Apresiasi Terselenggaranya Road Safety Week.2026
RATUSAN PESERTA Berkompetisi “Road Safety Week” SDC Ditlantas Polda Kalsel
KAPOLSEK Banjarmasin Utara Sambangi Warga Kurang Mampu
POLICE LINE Lokasi Dugaan Tambang Emas di Palau Aranio
SAT POLAIRUD Polresta Banjarmasin Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC
DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api
RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 22:26

KALIMANTAN 10 Besar ISPU Tertinggi, Kotim di Posisi Teratas

Jumat, 11 September 2026 - 21:48

PENANGANAN Karhutla Gunakan Berbagai Metode

Jumat, 11 September 2026 - 21:41

GIBRAN Mendadak Cek Antrean BBM

Jumat, 11 September 2026 - 21:36

WAPRES Gibran Beri Penghormatan ke Pemadam yang Gugur saat Tangani Karhutla

Kamis, 10 September 2026 - 22:46

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 September 2026 - 21:52

WAPRES Gibran Pastikan Perawatan Orang Utan Terdampak Karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 22:55

KARHUTLA KALTENG: Sumber Api Satu Korporasi Diselidiki

Rabu, 9 September 2026 - 22:47

HOTSPOT Menurun Terus Dipantau Ketat

Berita Terbaru


Kepala BGN Sudaryono. (Foto: HO-BGN)

Nasional

BGN Keluarkan 1.653 Satuan Pendidikan Penerima MBG

Sabtu, 12 Sep 2026 - 00:01

Ilustrasi. (si/ut/gemini.ai)

Kesehatan

PERBEDAAN Keracunan dan Alergi Makanan

Jumat, 11 Sep 2026 - 23:29

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca