SuarIndonesia – Terus berproses dugaan korupsi Proyek Sewa Komputer Jaringan Rp 3,1 Miliar lebih di Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) .
Setelah kasusnya dinyatakan naik tahap penyidian oleh pihak Kejaksaan Negeri Banjarmasin, kemudian Senin (24/11/20225), Tim Jaksa Penyidik melakukan pengeledalahan.
Penggeledahan dilakukan di Kantor Disdik Kota Banjarmasin, Jalan Kapten Piere Tendean.
Penggeledahan diketahui berkaiatan penyidikan dugaan perkara korupsi sewa komputer server, aplikasi dan jaringan untuk jenjang sekolah di Banjarmasin.
Penggeledahan dilakukan Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) berlangsung sekitar 4 jam lebih dari pukul 11.00.’
Semua berdasarkan Surat Perintah Penyidikan No: PRIN-344/O.3.10/Fd.2.10.2025 dan Surat Perintah Penggeledahan No: PRIN – 3976/0.3.10/Fd.2/11/2025 sesuai dengan prosedur pada tahap Penyidikan.
“Penggeledahan dilakukan guna menemukan dokumen, data-data berkaitan dengan dugaan tindak pidana Korupsi atas semua itu,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Banjarmasin, Eko Riendra Wiranto SH MH melalui Kepala Seksi Intelijen, Dimas Purnama Putra SH MH.
Pihak Kejari Banjarmasin berkomitmen memberantas korupsi yang mengedepankan profesionalitas, integritas dan akuntabel dalam penegakan hukum Tipikor, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan peningkatan integritas di lingkungan ASN.
Diketahui, proyek dengan nama paket Belanja Sewa Komputer Jaringan Tahunn Anggaran 2023.
Untuk sumber dana dari proyek berasal dari APBD dan APBD Perubahan Kota Banjarmasin.
Selain itu beberapa saksi juga telah dipanggil dari berbagai pihak.
Proyek Belanja Sewa Komputer Jaringan bernilai Rp 3,1 miliar lebih tersebut dilaksanakan dalam beberapa tahap dengan nilai dan system yang berbeda.
Pertama proyek senilai Rp 612.360.000, dengan metode sistem lelang pangadaan langsung dengan waktu pemilihan pada bulan Pebruari 2023.
Kemudian proyek kedua bernilai Rp 174.720.000 dengan metode penyedia dilakukan lelang secara E-Purchasing dengan waktu pemilihan bulan Juni 2023.
Selanjutnya proyek kedua dilaksanakan waktu pemilihan bulan Agustus 2023 dengan nilai Rp 698.880.000, dengan metode penyedia dilakukan lelang secara E-Purchasing.
Proyek ke empat waktu pemilihan bulan September 2023 dengan nilai Rp 733.824.000, dengan metode penyedia dilakukan lelang secara E-Purchasing.
Dan yang terakhir waktu pemilihan bulan Oktober 2023 dengan nilai tertinggi mencapai Rp 908.544.000 dengan metode penyedia dilakukan lelang secara E-Purchasing. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















