SuarIndonesia – Kasus baru di Kalsel berjumlah 123, Sabtu (13/6/2020). Kasus ini baru berasal dari Tanah Laut 5 orang, Banjar 19 orang, Barito Kuala 25 orang, Tapin 1 orang, HSS 1 orang, HST 1 orang, HSU 15 orang, Tabalong 7, Balangan 10, Banjarmasin 37, dan Banjarbaru 3.
Pada sisi lain kasus sembuh dan kematian juga mengalami kenaikan, masing-masing 20 dan 4.
Kasus sembuh berasal dari RS Ulin 3 orang, karantina khusus Hambulung 11 orang, RS Abdul Azis 4 orang, RS Boejasin 1 orang, dan karantina khusus Tabalong 1 orang.
Sementara kematian berasal dari Banjar dan Banjarmasin masing-masing 2 orang.
Arifin, salah satu kasus sembuh yang dirawat di karantina Hambulung mengaku tidak mengetahui terpapar dari mana.
Warga Barito Kuala, ini menceritakan awalnya dirapid tes karena ayahnya lebih dulu dirapid tes hasilnya rekatif. Ia dan ibu turut dirapid dan hasilnya juga reaktif.
“Selanjutnya di swab, saya dan ibu positif ayah malah negatif. Lalu kami dirawat dalam karantina,” katanya.
Ia mengaku masuk karantina mulai awal April. Sepulangnya dari tempat karantina, Arifin mengku belum tau harus beraktivitas apa, sebab ia kehilangan pekerjaan setelah dinyatakan positif.
“Tempat saya bekerja kan tidak boleh izin terlalu lama, karena saya bekerja melalui outsourcing. Jadinya saya diminta mengundurkan diri,” akunya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















