Tes CPNS Ketat, Walikota Dilarang Masuk Ruangan

Tes CPNS Ketat, Walikota Dilarang Masuk Ruangan

Suarindonesia – Pengamanan pelaksanaan tes penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin berjalan sangat ketat. Bahkan Walikotanya H Ibnu Sina sendiri tidak diperbolehkan masuk ke ruangan pelaksanaannya.

“Sepintas kita lihat pelaksanaan tes CPNS di hari pertama ini berjalan cukup lancar. Meskipun kita tidak dibolehkan masuk melihatnya secara langsung,” ujar Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina saat memantau pelaksanaan tes CPNS di SMAN 1, SMAN 2, dan SMKN1, Banjarmasin, Senin (5/11).

Menurut dia, sesuai ketentuannya, pelaksanaan tes CPNS ini yang dilakukan sistem komputerisasi atau daring, ada tiga titik yang disediakan untuk pelaksanannya ini.

“Titik-titik pelaksanaannya ada di SMA 1 untuk satu sesi 100 siswa. Demikian juga di SAM 2, dan SMK 1 sebanyak 12 peserta untuk satu sesi Banjarmasin,” ujarnya.

WhatsApp Image 2018-11-05 at 22.02.18

Khusus pelaksanaan tes CPNS ini akan dilaksanakan selama lima hari, sebab jumlah peserta yang mendaftarkan diri sebanyak 5.224 orang. “Namun pada hari pertama satu sesi pertama sudah mundur 3 peserta,’’ katanya.

“Jadi dengan keterbatasan peralatan komputerisasinya, maka pelaksanaannya dilaksanakan bergiliran, sekitar seribu orang setiap harinya,” papar politisi PKS ini.

Menurut dia, dari laporan di hari pertama pelaksanaan ini, dinyatakan ada tiga orang pendaftar yang dinyatakan gugur, sebab tidak datang.

“Kita harap yang lain tetap semangat mengikuti tes ini, sehingga cita-citanya terwujud jadi abdi negara,” tuturnya.

Menurut dia, pelaksanaan tes CPNS ini sangat trasparan, semua peserta bisa melihat hasilnya langsung dari ujian yang mereka kerjakan. Sebab nilainya akan langsung ditayangkan setelah usai pelaksanaanya.

“Karena panitia menyediakan layar elektronik untuk pengumuman hasil tes ini, sehingga semuanya bisa menyaksikan,” katanya yang didampingi Sekdako Banjarmasin Drs H Hamli Kursani.

WhatsApp Image 2018-11-05 at 22.02.50

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Banjarmasin Drs H Safri Azmi menyatakan, ada sebanyak 387 formasi yang diperebutkan dalam tes CPNS tahun 2018 ini.

“Jadi kompetisi untuk meraih kursi sebagai CPNS ini berlangsung sangat ketat, sebab yang melamar sebanyak 5.000 orang lebih,” paparnya.

Bahkan, untuk menunjang pelaksanaan tes CPNS ini berjalan hidmat tanpa ada yang mengganggu perhatian peserta, siapa pun selain petugas pelaksana tidak diperbolehkan masuk.

“Bahkan bapak wali kota kita memahami sendiri akan aturan itu, beliau melakukan pemantauan di luar saja, yang penting pelaksanaannya bisa berjalan lancar, dan tetap  menjaga netralitas dan trasparan,” ujarnya.(SU)

 211 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: