TERUNGKAP Penyebab Kasus Antraks di Gunungkidul

- Penulis

Jumat, 7 Juli 2023 - 00:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas saat mengambil sampel tanah buntut kasus antraks di Pedukuhan Jati, Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Rabu (5/7/2023). (Foto: Detik)

Petugas saat mengambil sampel tanah buntut kasus antraks di Pedukuhan Jati, Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Rabu (5/7/2023). (Foto: Detik)

SuarIndonesia – Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) mengungkapkan penyebab kasus kematian tiga pasien antraks di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (6/7/2023).

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Kemenkes, dr. Imran Pambudi, menyebutkan bahwa kasus penyebaran antraks berawal dari penyembelihan dan mengonsumsi hewan ternak milik seorang warga berinisial KR. Menurut dr. Imran, hewan ternak milik KR yang mati pertama adalah seekor sapi pada 18 Mei 2023 lalu dan diikuti kematian seekor kambing.

“Jadi, sapinya ini sakit, kemudian disembelih, dan dibagikan (kepada) keluarga untuk dikonsumsi. Ini yang jadi salah satu penyebab penyebarannya,” ujar dr. Imran dalam konferensi pers daring, Kamis (6/7/2023).

Dua hari kemudian, yakni 20 Mei 2023, seekor kambing milik KR ditemukan mati. Kambing tersebut turut disembelih dan dibagikan kepada masyarakat sekitar untuk dikonsumsi. Kemudian pada 20 Mei 2023, sapi milik SY mati dan juga dibagikan kepada warga untuk dikonsumsi.

Menurut dr. Imran, korban meninggal akibat antraks (WP) diketahui sempat membantu SY untuk menyembelih sapinya.

“Pada 1 Juni 2023, bapak WP masuk ke rumah sakit dengan keluhan gatal-gatal, bengkak, dan luka. Waktu diperiksa, sampelnya positif spora antraks dari sampel tanah tempat penyembelihan sapi tadi,” papar dr. Imran.

Baca Juga :   BRIMOB tidak Hanya Melaksanakan Tufoksi, Ada Tambahan Sesuai Asta Cita Presiden Prabowo

“Kemudian tanggal 3 Juni ini yang sakit tadi (WP) dirujuk ke Sardjito pengambilan sampel darah dan didiagnosis bahwa dia itu suspek antraks. Kemudian tanggal 4 Juni, Bapak WP meninggal,” imbuhnya, seperti dikutip CNBCIndonesia, Kamis (6/7/2023).

Dalam kesempatan yang sama, Kemenkes mengungkapkan bahwa hingga saat ini terdapat 93 kasus positif antraks dan tiga kasus meninggal. Tiga korban meninggal berasal dari Kecamatan Semanu, Gunungkidul, DIY.

Sebagai informasi, antraks merupakan penyakit zoonosis (ditularkan dari hewan) yang disebabkan oleh bakteri bacillus anthracis. Umumnya, penyakit ini menyerang hewan herbivora, seperti sapi, kambing, hingga domba dan dapat menular ke manusia.

“Penyakit ini bisa menular kepada manusia. Bakteri penyebab Antraks ini bila kontrak dengan udara akan membentuk spora,” jelas dr. Imran.

“Spora ini fungsinya sebagai pelindung sehingga bakteri yang ada di dalam spora akan sulit untuk mati. Ini bisa bertahan selama puluhan tahun di dalam tanah,” imbuhnya. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AMUK API Hanguskan Tiga Toko di Sungai Andai Banjarmasin Utara
KOLABORASI Polri – Media Investasi Sosial Sangat Penting, Begini Penekanan Kapolda Kalsel
SEORANG MONTIR MOTOR Tergeletak Tak Bernyawa di Bengkel
BAKTI KESEHATAN POLRI, Berkaitan Hari Bhayangkara ke-80 Polda Kalsel Layani 7.414 Warga
DISOROT Anggota Komisi XIII DPR RI Pangeran Khairul Saleh, Target Pemberian Amnesty Maupun Abolisi 40 Hingga 100 Ribu
MIGRAN CENTER ULM Satu-satunya di Kalimantan, Menteri P2MI : Berorientasi tak Hanya Lokal Tetapi Menjadi Talenta Global
REVISI UU HAM Jamin Perlindungan Aktivis
PRESIDEN PRABOWO Sahkan Revisi UU Polri, Atur Jabatan Sipil hingga Usia Pensiun

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:49

AMUK API Hanguskan Tiga Toko di Sungai Andai Banjarmasin Utara

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:41

KOLABORASI Polri – Media Investasi Sosial Sangat Penting, Begini Penekanan Kapolda Kalsel

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:36

SEORANG MONTIR MOTOR Tergeletak Tak Bernyawa di Bengkel

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:33

BAKTI KESEHATAN POLRI, Berkaitan Hari Bhayangkara ke-80 Polda Kalsel Layani 7.414 Warga

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:17

DISOROT Anggota Komisi XIII DPR RI Pangeran Khairul Saleh, Target Pemberian Amnesty Maupun Abolisi 40 Hingga 100 Ribu

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:46

REVISI UU HAM Jamin Perlindungan Aktivis

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:37

JEMAAH HAJI Kloter 13 Asal Tanah Bumbu-Kotabaru Tiba

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:24

PRESIDEN PRABOWO Sahkan Revisi UU Polri, Atur Jabatan Sipil hingga Usia Pensiun

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca