TERUNGKAP Ada Sejumlah Tersangka dari “Tragedi” Tambang Emas Gunung Kura-kura

- Penulis

Minggu, 13 November 2022 - 20:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Sejumlah tersangka diamankan Polisi dari tragedi longsor dengan menelan korban jiwa di tambang emas Gunung Kura-kura, Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Terungkap adanya sejumlah sosok diduga berperan dalam aktivitas pertambangan emas ilegal di kawasan Gunung Kura Kura, Desa Buluh Kuning, Kecamatan Sungai Durian ini.

Dimana dalam kejadian longsor di kawasan pertambangan emas ilegal tersebut pada Senin (26/9/2022) dengan 15 korban dan 9 meninggal dunia .

Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol M Rifa’i membenarkan ada sejumlah tersangka diamankan dan tengah diproses hukum.

“Jadi ada tiga tersangka yang sudah diamankan ya,” katanya Minggu (13/11/2022).

Ketiga tersangka itu masing-masing berinisial S, A dan AR. Mereka diamankan pada tiga lokasi terpisah di Kalsel oleh Tim Gabungan termasuk dari Tim Resmob Macan Kalsel Subdit III Jatanras Dit Reskrimum Polda Kalsel, Jatanras Polres Kotabaru, Polres Banjar, Polres Tapin dan Polres Hulu Sungai Selatan (HSS).

“Penangkapannya dilakukan di pekan ketiga Bulan Oktober kemarin oleh tim gabungan,” tambah Kabid.

Disebut, tersangka berinisial S ditangkap di Kelurahan Garis Hanyar, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Banjar.

Tersangka inisial A ditangkap di Desa Sungai Kupang, Kecamatan Kandangan, Kabupaten HSS dan tersangka ketiga berinisial AS ditangkap di kawasan Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut.

Baca Juga :   KANTOR PLN UP3 Banjarmasin "Digeruduk" Massa Aliansi Pemuda

Ketiganya ditangkap tanpa perlawanan, dimana tersangka S diamankan di rumahnya ketiga tertidur, A ditangkap ketika ingin melarikan diri ke Marabahan, Kabupaten Batola dan AS ditangkap di rumahnya ketika tengah tertidur.

Mereka diduga memiliki peran masing-masing dalam aktivitas pertambangan ilegal itu, baik sebagai pemilik mesin tromol dan mesin diesel atau sebagai pemodal lalu ada pula sebagai pekerja.

Salah satunya tersangka berinisial AS diketahui memiliki sejumlah mesin tromol di kawasan tersebut.

Pengakuannya kepada petugas dalam interogasi awal, AS menyebut pertamakali ikut aktivitas pertambangan liar di kawasan tersebut sejak Tahun 1999.”Dulu ikut angkut-angkut saja,” ujarnya.

Hal itu tetap dilakoninya meski mengetahui aktivitas pertambangan emas tersebut sudah jelas ilegal dan terlebih sangat membahayakan jiwa karena mengenyampingkan aspek keselamatan.

Saat ini, ketiga tersangka masih dalam proses hukum lebih lanjut di Polres Kotabaru. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MEMBANGGAKAN Sari Patin Kayu Tangi Juara Terbaik 1 Patuh Pajak Selama 4 Tahun Berturut-turut
KASUS PENYADAPAN ILEGAL: Kapolri Bentuk Tim Khusus
AHLI ULM Beberkan Dampak Teknis Pemadaman Listrik Kalselteng di  PTUN Banjarmasin
SIDANG TUDINGAN IJAZAH PALSU: Jokowi Salami Roy Suryo Usai Bersaksi
LISTYO dkk Kini Ditahan di Rutan Mako Brimob
SATU KRU HELI Mi-17 Masih dalam Pencarian
KORUPSI TAMBANG BATU BARA: Samin Tan Didakwa Rugikan Negara Rp 17,7 T
TERBUKTI TERIMA SUAP, Eks Ketua Ombudsman Divonis 5 Tahun Penjara

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21

KASUS PENYADAPAN ILEGAL: Kapolri Bentuk Tim Khusus

Kamis, 5 November 2026 - 21:46

SIDANG TUDINGAN IJAZAH PALSU: Jokowi Salami Roy Suryo Usai Bersaksi

Kamis, 5 November 2026 - 21:33

LISTYO dkk Kini Ditahan di Rutan Mako Brimob

Kamis, 5 November 2026 - 20:20

18 JUTA KELUARGA Terdaftar Perlinsos Digital

Kamis, 5 November 2026 - 19:47

KORUPSI TAMBANG BATU BARA: Samin Tan Didakwa Rugikan Negara Rp 17,7 T

Kamis, 5 November 2026 - 19:40

LUAS KARHUTLA Kalteng Meningkat

Kamis, 5 November 2026 - 19:35

TERBUKTI TERIMA SUAP, Eks Ketua Ombudsman Divonis 5 Tahun Penjara

Kamis, 5 November 2026 - 15:52

UPDATE, Tiga Personel TNI AD Gugur Musibah Helikopter Mi 17 di Kalteng

Berita Terbaru

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko dan Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Pol Dr Suhermanto menggelar jumpa pers terkait perkembangan kasus penyadapan Presiden Prabowo di Jakarta, Kamis (5/11/2026) malam. (CNN Indonesia TV)

Headline

LISTYO dkk Kini Ditahan di Rutan Mako Brimob

Kamis, 5 Nov 2026 - 21:33