TERULANG, Anggota Luka Tertikam Pengedar Narkoba dan Inilah Sikap Kapolda Kalsel

- Penulis

Sabtu, 19 Oktober 2019 - 01:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Nekad dan berani, ditunjukan pengedar narkoba di Banjaramsin, karena selama 2010 ini, sudah dua anggota yang terluka ditikam dan dibacok.

Sebelumnya, anggota Subdit 1 Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel Bripka Indra, menderita luka robek di pergelangan tangan dan harus dioperasi di RS Bhayangkara, Februari 2019 silam.

Dan terulang lagi dialami Kanit 1 Subdit 2 Direktorat Narkoba Polda Kalsel, Kompol Niko Irawan, yang dibacok diduga  saat melakukan penangkapan, Rabu (16/10) sekitar pukul 16.30 WITA.

Akibat kejadian itu, harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis, karena menderita luka di bagian belakang sebelah kiri dan bagian tangan sebelah kanan.

Kemudian Kapolda Kalsel, Irjen Polisi Yazid Fanani ditanya soal anggotanya yang dibacok dan apakah harus ditembak di tempat pelaku yang melawan?.

Ia menjawab dengan bijaksana. Bagi dia, polisi sebagai upaya melakukan penegakan hukum.

“Jadi kalau sudah ditangkap ya sudah, kalau melakukan perlawanan ada mekanisme sesuai ketentuan hukum juga.

Mereka itu yang kita lawan perilakunya bukan orangnya,” ujarnya kepada wartawan, kemarin.

Disebut, semua orang bisa berubah menjadi lebih baik.

“Bisa jadi sekarang buruk, besok baik. Tidak ada orang baik yang tidak punya masa lalu, dan tidak ada orang buruk yang tidak punya masa depan,” jelasnya.

Bahkan ia berharap, selepas penegakan hukum orang-orang ini bisa berubah menjadi warga negara yang baik dan berkualitas.

Sementara itu, dari keterangan dihimpun, insiden pembacokan Kompol Niko bermula saat ia bersama anggota Subdit 2  melakukan penggeledahan terhadap Darmawan alias Mawan di kawasan Jalan Alalak Selatan Gang Keluarga RT. 006 RW.001 Kelurahan Alalak Selatan Kecamatan Banjarmasin Utara.

Baca Juga :   REKRUTMEN PPIH Tahun 2025, Kalsel Dapat Kuota 24 Orang

Usai menemukan tiga paket shabu, pelaku Mawan mau diamankan.

Namun tiba-tiba beberapa puluh orang mendatangi lokasi dan berkerumun diantara petugas.

Diantara kerumunan warga tersebut, pelaku Mawan ada yang menarik dan terlepas dari pengamanan petugas.

Diduga momen itu dimanfaatkannya untuk melarikan diri agar tak ditangkap.

Selanjutnya petugas di back up petugas lainnya datang ke lokasi dan melakukan pencarian terhadap pelaku Mawan yang diduga tak jauh dari lokasi kejadian.

Saat Kompol Niko yang juga ikut melakukan pencarian, ia curiga dengan sebuah rumah yang dijadikan tempat persembunyian pelaku di kawasan tersebut.

Ketika membuka pintu, tiba-tiba pelaku ke luar dan langsung menyerangnya dengan menggunakan senjata jenis parang hingga terkena bacok bagian belakang sebelah kiri dan bagian tangan sebelah kanan karena diduga sempat menangkis.

Kompol Niko dibawa ke rumah sakit dan dan anggota lainya melakukan pengejaran.

Akhirnya unit Dit Resnarkoba diback up tim Opsnal Jatanras Ditreskrimum Polda Kalsel pada sekitar pukul 22.00 WITA, berhasil meringkus pelaku Mawan di suatu pondokan daerah Kuin.

 

 

Direktur Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Wisnu Widarto mengiyakan satu anggota Ditnarkoba Kompol Niko terluka dibacok pelaku.

Wisnu mengungkapkan saat ini kondisi Kompol Niko sudah mulai membaik dan lukanya sudah dijahit oleh tim medis (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DELAPAN Penumpang Heli Jatuh Dievakuasi dalam Kondisi Meninggal
DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel
TERKAIT MORTIL, Dicek Gegana Brimob Polda Kalsel dan Dihancurkan
DITEMUKAN BAHAN PELEDAK Mortil “81 Tampella” Peninggalan Zaman Perang di Kampung Arab
TERUNGKAP P.elaku Percobaan Pemerkosaan di Rawasari, Korban Melawan
KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel
RUPIAH Menguat Dipicu Ketegangan Geopolitik yang Mereda
KALTENG-KALSEL Bersinergi Pacu Pembangunan Regional dan Nasional

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:25

DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel

Kamis, 16 April 2026 - 22:51

TERKAIT MORTIL, Dicek Gegana Brimob Polda Kalsel dan Dihancurkan

Kamis, 16 April 2026 - 22:18

DITEMUKAN BAHAN PELEDAK Mortil “81 Tampella” Peninggalan Zaman Perang di Kampung Arab

Kamis, 16 April 2026 - 20:51

KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 19:32

RUPIAH Menguat Dipicu Ketegangan Geopolitik yang Mereda

Kamis, 16 April 2026 - 19:26

KALTENG-KALSEL Bersinergi Pacu Pembangunan Regional dan Nasional

Rabu, 15 April 2026 - 21:51

MANTAN Kadistamben Kukar Ditahan Terkait Dugaan Korupsi Rp500 M

Rabu, 15 April 2026 - 21:50

IIMU RETRET AKMIL, Supian HK : Siap Terapkan di Kalsel !

Berita Terbaru

Headline

DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:25

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca