TEREKSTREM, Curah Hujan Sangat Ekstrem Penyebab Banjir Jabodetabek

- Penulis

Rabu, 1 Januari 2020 - 20:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Luapan banjir di Pool Bus Sekolah, Hek, Jalan Raya Pondok Gede, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu, 1 Januari 2020.(CNN Indonesia/Bisma Septalisma)

 

SuarIndonesia – Sejumlah wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek) mengalami banjir besar pada awal 2020. Banjir itu terjadi setelah hujan yang menerpa wilayah ibu kota dan sekitarnya dari Selasa petang(31/12/2019) hingga Rabu (1/1).

Berdasarkan catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) curah hujan membuat banjir wilayah ibu kota itu adalah yang terekstrem dibandingkan sejak 1996 silam.

“Kota Jakarta sudah sering dilanda banjir besar,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi BNPB Agus Wibowo dalam keterangan pers.

Dari catatan BNPB berdasarkan informasi dari BMKG, kata Agus, sejak 1996 curah hujan saat banjir besar melanda Jakarta pada awal tahun ini adalah yang terbesar.

“Data dari beberapa titik pengukuran adalah sebagai berikut: TNI AU Halim 377 mm, Taman Mini 335 mm, Jatiasih 259 mm,” kata Agus.

Sementara itu, data curah hujan ekstrem yang membuat banjir besar di Jakarta dan sekitarnya pada 1996 adalah 216 mm/hari, 2002: 168 mm/hari, 2007: 340mm/hari, 2008: 250mm/hari. Kemudian 2013: 100mm/hari, 2015: 277mm/hari, 2016: 100 – 150 mm/hari.

“Hujan tahun baru kali ini sangat ekstrem dan melanda sebagian besar Jawa bagian Barat-Utara sehingga menyebabkan banjir besar yg merata di Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bandung Barat, bahkan Cikampek dan Cipali. Hujan kali ini bukan hujan biasa,” tutur Agus.

Baca Juga :   OKNUM Anggota DPRD Tanbu, Kembali Dilaporkan ke Dit Reskrimum Polda Kalsel

Agus mengatakan curah hujan yang tinggi ini sendiri sebetulnya sudah diprediksi dan diperingatkan BMKG. Selain itu, BMKG memprediksi masih ada kemungkinan terjadi hujan pada hari ini. Walhasil, kata dia, masih mungkin terjadi banjir lagi.

“BNPB mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di daerah yang potensi banjirnya akan meninggkat agar evakuasi ke tempat aman terlebih dahulu.

Selain itu, curah hujan yang tinggi dari hulu hingga hilir, tinggi permukaan air laut pun memengaruhi banjir yang terjadi pada hari ini.

“Tinggi permukaan air laut 184 centimeter padahal normalnya berada di bawah 100 centimeter sehingga air yang ada di darat tak bisa mengalir ke laut,” ujar Kepala BNPB Doni Monardo dalam jumpa pers di kawasan Monas, Jakarta Pusat, petang ini.

Banjir di Jakarta dan sekitarnya terjadi akibat luapan air setelah hujan tanpa henti terjadi sejak Selasa petang pada 31 Desember 2019. Luapan air kemudian melanda sejumlah titik di Jakarta dan sekitarnya pada awal 2020 ini. (CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura
SEORANG REMAJA Diduga Epelipsi Hilang di Sungai Martapura
4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga
PRESIDEN Terbitkan Tiga Regulasi Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
DELAPAN Penumpang Heli Jatuh Dievakuasi dalam Kondisi Meninggal
DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel
TERKAIT MORTIL, Dicek Gegana Brimob Polda Kalsel dan Dihancurkan
DITEMUKAN BAHAN PELEDAK Mortil “81 Tampella” Peninggalan Zaman Perang di Kampung Arab

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 00:21

TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura

Jumat, 17 April 2026 - 21:52

4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga

Kamis, 16 April 2026 - 20:51

KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 20:41

TANGANI KBGO, Kemkomdigi Ketatkan Pengawasan Platform Digital

Kamis, 16 April 2026 - 19:45

LULUSAN SR Dijanjikan Beasiwa dan Peluang Kerja

Kamis, 16 April 2026 - 19:41

KERIBUTAN di Depan Tempat Gym, Seorang Pria Keluarkan “Pistol”

Kamis, 16 April 2026 - 19:17

20 PERSONEL Tim SAR Dikerahkan Cari Helikopter Hilang di Sekadau

Rabu, 15 April 2026 - 21:24

MENHAJ: Kesiapan Layanan Haji Indonesia Sudah Hampir Selesai

Berita Terbaru

Kapal tanker berlayar di Teluk, dekat Selat Hormuz di tengah perang Iran vs AS-Israel. (REUTERS/Stringer)

Internasional

IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:18

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca