TEMUAN BPOM, 100 Obat Herbal yang Bisa Merusak Hati dan Ginjal!

- Penulis

Jumat, 30 Mei 2025 - 23:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi obat herbal. (shutterstock)

Foto Ilustrasi obat herbal. (shutterstock)

SuarIndonesia — Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) baru-baru ini menindak lebih dari 100 ribu obat berbahan herbal tidak sesuai ketentuan.

Obat-obat tersebut ‘dioplos’ dengan bahan kimia obat termasuk paracetamol hingga tadalafil.

Kepala BPOM RI Taruna Ikrar menyebut penindakan dilakukan pada 5 lokasi di Jawa Tengah. Seluruh produk yang ditemukan dijual tanpa izin edar dan produksinya dinyatakan tak layak.

“Kalau orang menggunakan obat tradisional kan dipercaya secara natural ini minuman sehat, tetapi kalau dia gunakan itu lantas di dalamnya mengandung misalnya obat bahan kimia obat dexamethasone, sildenafil citrat untuk obat kuat, dan yang lain-lain, antibiotik dampaknya ada dua,” katanya dalam konferensi pers Rabu (28/5/2025) seperti dikutip CNNIndonesia dari detikNews.

Pertama, bisa menyebabkan gangguan pada fungsi ginjal. Kedua, kerusakan hati.

Sayangnya, obat bahan herbal yang dikemas dalam bentuk jamu ini marak dijual di berbagai wilayah.

Belakangan, jamu juga teridentifikasi dijual di Bandung, Medan, Lampung, Riau hingga Makassar.

Produsen nakal tersebut disebut Taruna melakukan berbagai modus dan distribusi penjualan produk dengan menipu konsumen.

Baca Juga :   PENGOBANTAN Gratis di Dermaga Shelter Kubah Basirih

“Itu kita mau jaga rakyat kita jangan kena tipu oleh pelaku-pelaku yang nakal ini dan inilah yang sebetulnya sangat berbahaya karena dia bisa merusak seharusnya bahan jamu ini natural yang tidak punya dampak negatif, menjadi berbahaya,” katanya.

Jenis jamu oplosan yang ditemukan di Klaten:
– Pegal Linu Cap Dua Manggis
– Pegal Linu Cap Madu Manggis Hijau
– Pegal Linu Cap Kereta Api plastik
– Super Stamina Pria Cap Madu Manggis
– Pegal Linu Cap Madu Manggis
– Pegal Linu Nusantara
– Urat Madu
– Montalin
– Godong Ijo
– Tongkat Arab
– Jakarta Bandung Plus
– Kopi Joss
– Super Greng.

Hasil uji laboratorium menunjukkan produk tidak memenuhi standar dan mengandung BKO seperti sildenafil sitrat dan natrium diklofenak. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LINDUNGI NAMED-NAKES, Kemenkes Keluarkan SE Kewaspadaan Campak
YOUTUBE Hadirkan Fitur Perlindungan Anak untuk Dukung PP Tunas
DPRD KALSEL Desak Optimalisasi Aset dan Perbaikan Puskesmas
KOMISI IV DPRD Kalsel Dorong Peremajaan Alkes dan Optimalisasi Dana Kesehatan
WASPADA KLB Campak, IDAI Serukan Imunisasi dan Tindakan Pencegahan
DISOROT PENYALUHAN MBG di Kalsel, Dinilai tak Sesuai Pagu dan Sasaran
KELEBIHAN Karbohidrat saat Sahur Bisa Bikin Tubuh Cepat Merasa Lapar
UPAYAKAN REAKTIVASI 11 Juta PBI BPJS yang Dinonaktifkan, DPRD Kalsel MInta Pendataan Ulang Akurat-Menyeluruh

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:08

BARITO PUTERA vs PERSIKU: Gol Bunuh Diri Buyarkan Kemenangan Laskar Antasari

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:44

LINDUNGI NAMED-NAKES, Kemenkes Keluarkan SE Kewaspadaan Campak

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:09

MENHAJ: Pemberangkatan Jamaah Calon Haji Sesuai dengan Jadwal

Minggu, 29 Maret 2026 - 14:54

PASTIKAN STATUS LANAL Banjarmasin Menjadi Tipe A, Komisi I DPR RI Terus Mendorong

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:14

KASUS Penyiraman Aktivis, Komnas HAM Dorong Pemeriksaan KaBAIS

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:07

KPK: Pengalihan Penahanan Terkait Strategi Penanganan Perkara

Kamis, 26 Maret 2026 - 22:21

KPK: Progres Kasus Kuota Haji Disampaikan Senin 30 Maret

Rabu, 25 Maret 2026 - 23:21

KABAIS TNI Mundur, Buntut Kasus Penyiraman Air Keras

Berita Terbaru

(ndtv.com)

Internasional

AS Siapkan Skenario Serangan Darat ke Iran

Minggu, 29 Mar 2026 - 21:55

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca