SuarIndonesia – Kondisi stunting di Provinsi Kalsel, sendiri menunjukkan hal positif. Hampir setiap tahun terjadi penurunan.
Pada tahun tahun 2021 stunting Kalsel 30 persen, turun menjadi 24,6 persen tahun 2022. Dalam satu tahun stunting, di Kalsel turun 5,4 persen.
“Ke depan kita punya tugas berat walaupun penurunan 3 besar tertinggi se Indonesia dari tahun 2021 ke 2022 tadi. Target masih jauh untuk mencapai 14 persen 2024,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, Dr. Diauddin, Senin (27/2/2023) di sela Coffee Talk Diskominfo Kalsel, di Banjarbaru.
Menurut pria yang akrab disapa Dr. Dia, mengacu angka 24,6 persen tersebut maka dalam 2 tahun ke depan atau pada 2023 dan 2024 harus bisa menurunkan stunting masing-masing 5,3 persen atau 10,6 persen secara keseluruhan.
Untuk mencapai itu, Dinkes Kalsel telah menyusun beberapa strategi. Salah satunya dengan menjalin komitmen dengan pemerintah kabupaten kota bersama-sama menurunkan stunting lebih dari tahun lalu.
“Selain menjalin komitmen kita juga melakukan upaya pencegahan sejak dini terhadap remaja putri, kemudian ibu hamil, setelah itu pemantauan perkembangan balita,” bebernya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















