SuarIndonesia – Tanaman kopi mulai dibudidayakan. Pada tahun ini melalui anggaran pemerintah di Provinsi Kalsel saja dapat bantuan 100 hektare lahan.
Lokasi budidaya kopi berada di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
“Khusus Bantuan pengolahan pasca panen kita ada di Kabupaten Tanah Laut, akan tetapi setiap daerah penghasil kopi akan diberikan bantuan pengolahan sarana prasarana (sarpras) seperti bantuan bibit dengan pengajuan proposal,” jelas Plt Kepala Bidang Perkebunan Disbunnak Kalsel, Heri Purwanto.
Sementara itu, Kepala Disbunnak Kalsel, Suparmi, menyebut pihaknya juga memberikan bantuan bibit kopi gamal sebagai tanaman pelindung dan pupuk.
Selain itu juga diberikan herbisida yang dikembangkan dengan pola supradin (disela tanaman karet) dengan jenis kopi yang ditanam adakah robusta.
“Untuk bantuan bibit diberikan per hektare sebanyak 1.000 bibit. Pada 2024 telah disalurkan seba nyak 60.000 bibit,” ujarnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















