Tak Ditemui Anggota, Puluhan Mahasiswa ‘Sweeping’ Kantor DPRD Kalsel

- Penulis

Senin, 10 September 2018 - 14:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kalimantan Selatan melakukan unjuk rasa di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, di Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Senin (10/9/2018).

Lantaran tidak ada satu orang pun anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan yang menemui, akhirnya mahasiswa yang menyuarakan aspirasi nekad melakukan aksi ‘sweeping’ ke segala penjuru ruangan Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan.

Koordinator Aksi, Sigit Hidayat mengungkapkan bahwa anjloknya nilai tukar rupiah untuk memberikan pengaruh dan semakin mengguncang roda perekonomian Indonesia. Menurutnya, harga kebutuhan pokok meninggi harga BBM pun turut dievaluasi untuk dilakukan penyesuaian harga. “Tentu saja hal ini akan semakin membuat rakyat semakin tercekik,” ujarnya.

Menurutnya, belum lagi utang pemerintah yang semakin menggunung dengan utang yang tidak sedikit. Sudah tentu keadaan tersebut akan menjadi tambahan beban negara, tambahnya.

Kondisi ini, katanya, sudah jelas membuat perekonomian Indonesia kacau. Terlebih dengan kondisi pemerintah yang masih banyak impor dengan pembayaran yang dilakukan kembali memberlakukan mata uang dollar serta tidak serius memerintah mengurusi ekspor.

Ia menambahkan bahwa ketidakseriusan pemerintah mengurusi ekspor dapat diketahui dengan kurangnya keseriusan untuk meningkatkan produk ekspor bidang olahan. Sekitar 65% ekspor Indonesia masih masih di dukung oleh bahan-bahan komoditi yang tentunya tidak baik jika rupiah terus terdepresiasi. “Seharusnya untuk meningkatkan kualitas ekspor pemerintah harus serius untuk meningkatkan industri manufaktur di mana saat ini tren di Indonesia berada pada posisi terendah,” cetusnya.

Ia menegaskan bahwa Indonesia masih memiliki ketergantungan impor yang tinggi, tidak hanya impor bahan baku industri melainkan juga keperluan rumah tangga. Ia mengatakan berdasarkan data BPS sejak tahun 2013 hingga 2018 impor barang konsumsi justru mengalami peningkatan sebesar 2,39%. Sementara kebijakan-kebijakan pemerintah terkait impor ketika petani sedang sedang musim panen.

Baca Juga :   TIGA MAHASISWA UNUKASE yang Meninggal Dunia Kecelakaan Adalah Penerima Beasiswa KIP Kuliah Angkatan 2023

Menurutnya, rasionalisasi mengendalikan bahan pokok dalam negeri justru mengorbankan para petani yang tentunya dengan kebijakan itu menyebabkan harga jual turun. “Tentunya hal tersebut tidak seharusnya dilakukan mengingat hal tersebut hanya akan merugikan para petani dalam negeri,” ujarnya.

Berdasarkan masalah di atas, pihaknya memiliki berbagai macam tuntutan, di antaranya, meminta pemerintah berhenti menyalahkan pihak eksternal atas pelemahan rupiah. Kemudian menuntut pemerintah untuk berhenti berutang dan impor yang berlebihan, menuntut pemerintah fokus mengupayakan penguatan rupiah dengan memperkuat laju ekspor di semua sektor, dan menuntut pemerintah untuk lebih serius dalam mengelola negara dengan tidak membuat kebijakan yang dapat melemahkan nilai tukar rupiah.

Selain itu, pihaknya juga menuntut pemerintah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok dan ketersediaan di lapangan, menuntut pemerintah untuk berpihak pada rakyat Indonesia dalam hal pengelolaan hasil pertanian petani Indonesia guna mengurangi impor, dan mengajak masyarakat saling bersinergi dalam gerakan penyelamatan rupiah dengan cara menahan diri untuk tidak mengimpor atau membeli barang luar negeri dan menggalakkan penggunaan produk dalam negeri.

Aksi mahasiswa tersebut ditemui oleh Sekretaris DPRD Kalsel, Rozaniansyah beserta stafnya. Pihaknya berjanji akan menyampaikan aspirasi tersebut ke anggota DPR Provinsi Kalimantan Selatan. (BY)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan
MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan
PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel
PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako
TERUNGKAP Pengemudi Mobil SUV yang Tabrak Kabur Ternyata Pengedar Narkoba Lintas Kalselteng
PARIPURNA Penjelasan Raperda APBD 2027, Postur Pendapatan Dianggarkan 8 Triliun
RUMAH SEWAAN di Rawasari Terbakar, Sebuah Motor Turut Hangus
PERKUAT SINERGITAS Antarlembaga, Kajati Kalsel Kunjungi Ketua PT Banjarmasin

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:06

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Kamis, 10 September 2026 - 16:53

MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan

Kamis, 10 September 2026 - 16:49

PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel

Kamis, 10 September 2026 - 12:41

PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako

Rabu, 9 September 2026 - 23:38

WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 22:35

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Berita Terbaru

31 WNA Malaysia dan Taiwan ditangkap Imigrasi Pontianak, Kalbar. (Foto: Istimewa)

Kalbar

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:50

Karhutla mengancam habitat orang utan di TN Tanjung Puting Kalteng. (Foto: HO-Dok Balai TNTP)

Headline

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:46

Tim BKSDA dan YIARI Kalbar mengevakuasi Orang utan dari salah satu kebun warga di Kayong Utara. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

ENAM Orang Utan Diselamatkan dari Karhutla

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:17

Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto menyampaikan laporan terkini penanggulangan karhutla kepada Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat rapat koordinasi di Pos Pantau Karhutla di Guntung Damar Banjarbaru, Kamis (10/9/2026). (Foto: HO-Antara)

Kalsel

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca