Suarindonesia – Pengurus KBB KT-KU (Kerukunan Bubuhan Banjar Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara) Cabang Tenggarong mengundang Sultan Banjar Pangeran Khairul Saleh untuk menghadiri pelantikan oleh Pengurus Provinsi dan Pengurus Pusat.
Kepengurusan baru KBB – KT KU Cabang Tenggarong periode 2019-2024 dilantik oleh Ketua Umum KKB DR. Ir. H Irianto Lamberi MM di Pendopo Bupati Kutai Kartanegara Jum’at (29/03/2019) malam.
Sultan Banjar Pangeran Khairul Saleh Al Mu’thasem Billag datang dari Banjarmasin bersama rombongan antara lain, Pangeran A Nooryakin M. (Menteri Luar Negeri dan Kebudayaan) dan DCH A Barjie (Cendekiawan Keraton).
Selain itu acara pengukuhan juga dihadiri oleh Raja Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

Dalam acara pengukuhan tersebut dilakukan penyerahan pusaka banjar berupa keris dan tombak yang diserahkan langsung Sultan Haji Khairul Saleh Al Mu’thasiem Billah kepada DR. Ir. H. Irianto Lamberi, MM selaku Gubernur Kaltara dan Ketua Umum KBB berupa sebuah keris Sempana Nipis.
Kemudian kepada Drs. Edy Darmansyah, M. Si Bupati Kukar, berupa sebuah keris Sendang Kedaton. Dan H. Muhammad Yamin, ST, MT Ketua KBB Cabang Tenggarong terpilih berupa sebuah tombak Kambang Tanding.
Untuk Gubernur Kaltim DR. H. Isran Noor yang berhalangan hadir dan diwakili oleh Asisten I.
Dalam petuahnya Sultan Banjar meminta agar warga banjar yang ada di Kaltim dan Kaltara umumnya dan di Kukar khususnya agar selalu kompak dan bersatu saling membantu dan menjadikan KBB sebagai wadah urang Banjar di perantauan dan juga berharap ikut membantu daerah dalam melaksanakan pembangunan danbekerja sama bersinergi. “Rumput jangan sampai ma alahakan banua,” kata Sultan Banjar.
Sementara Ketua KBB Cabang Kukar yang terpilih H. Muhammad Yamin, ST, MT menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada semua pihak terutama atas kedatangan dan perhatian dari Sultan Banjar.
Ia juga meminta kepada semua elemen masyarakat banjar untuk bekerjasama membantu organisasi KBB menjadi lebih kuat lagi dan menjalankan visi misi.
Ketua BPP KBB KT-KU DR. Ir. H. Irianto Lamber, MM mengatakan bahwa Urang Banjar banyak tersebar di seluruh wilayah Indonesia juga negara tetangga istilahnya mereka merantau atau madam karena alasan peperangan dan ekonomi.
Sedangkan Bupati Kukar Drs. Edy Darmansyah, M. Si juga mengatakan urang Banjar di kukar banyak terlibat su sendi-sendi kehidupan, mulai dari pendakwah, ustadz, pedagang hingga pemerintahan.(RA)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















