SuarIndonesia – Pemprov Kalsel sudah memenuhi alomasi anggaran minimal 20 persen untuk urusan pendidikan.
Bahkan, jika dihitung alokasi APBD 2022 untuk urusan pendidikan mencapai 21,7 persen.
Meski anggaran urusan pendidikan mencapai 21,07 persen, namun yang dikelola Disdikbud Kalsel sebesar RpRp 1.315.613.899.788, sedangkan anggaran urusan pendidikan keseluruhan Rp 1.336.831.924.488.
Jika dihitung dari total anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kalsel yang mencapai Rp 5,5 triliun, maka besaran urusan pendidikan 21,07 persen.
“Berdasarkan data tersebut menunjukkan bahwa alokasi anggaran untuk pendidikan di Kalsel sudah melebihi amanah dari undang – undang,” jelas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Yusuf Effendi.
Yusuf menginginkan agar peningkatan mutu pendidikan di provinsi tidak hanya dibebankan kepada Disdikbud saja, melainkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) maupun masyarakat.
“Mari kita bersama-sama dan bekerjasama agar mutu pendidikan di provinsi kita menjadi lebih meningkat, sehingga dapat menciptakan SDM yang berkualitas dan bermanfaat untuk banua kita,” tutupnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















