SOCIAL Distancing Sulit Diterapkan di Lapas, Pangeran Khairul Saleh Minta Pemerintah ‘Bebaskan’ Napi Tipiring

- Penulis

Sabtu, 21 Maret 2020 - 22:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Indonesia saat ini hampir semuanya kelebihan hunian (over capacity). Karenanya lapas menjadi wilayah rentan menyebarnya wabah corona.

Anggota Komisi III DPR RI Pangeran Khairul Saleh mengusulkan kepada pemerintah agar tahanan narapidana tertentu atau kejahatan tindak pidana ringan dan mereka yang paling rentan terkena infeksi, atau yang hampir berakhir masa hukumannya ‘dibebaskan’ dalam bentuk diperhitungkan sebagai tahanan rumau atau wajib lapor per 14 hari atau dua kali masa inkubasi virus corona, atau ‘pembebasan bersyarat’.

Menjawab pertanyaan SuarIndonesia.com, Sabtu (21/3), Pangeran Khairul Saleh mengatakan, social distancing tidak akan berguna di lapas karena kondisi over capacity. Pasalnya lapas hampir di seluruh Indonesia sudah tidak mampu menampung narapidana secara layak.

Menurut mantan Bupati Banjar dua periode ini, hal tersebut sangat berpotensi memudahkan penyebaran. Walaupun sekarang sudah diterapkan tidak ada lagi jam berkunjung bagi keluarga napi.

Baca Juga :   KPK AKAN PANGGIL Paman Birin di Kasus Suap Meski Status Tersangka Gugur

Anggota dewan dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini mencontohkan negara lain, di mana pemberlakuan pembebasan narapidana juga sudah diterapkan di Amerika Serikat dan Iran di tengah wabah corona. Pembebasan sejumlah narapidana itu karena wabah corona dilaporkan sudah menyebar di dalam lapas.

Menurut Pangeran, pembebasan bersyarat ini sebagai bentuk perlindungan negara kepada tahanan dari penularan virus corona dan pencegahan penyebaran virus corona di lembaga pemasyarakatan.

Pangeran berharap, pemerintah mengambil langkah cepat sebelum pandemi Covid-19 mewabah di seluruh lapas di Indonesia.

“Jika satu pasien positif Covid-19 ditemukan di lapas, penyebarannya diprediksi bakal masif. Penyebabnya itu tadi kondisi lapas yang masih over capacity seperti saat ini,” pungkas Pangeran.(RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”
DPRD KALSEL Ajukan 1.774 Usulan Pokir untuk RKPD 2027
KEPALA BNN Usulkan Vape Pelarangan dalam RUU Narkotika dan Psikotropika
RUPIAH MELEMAH Seiring Eskalasi Konflik AS vs Iran Menguat
SENPI-AMUNISI di Polresta Banjarmasin Diperiksa Propam Polda Kalsel
BELASAN TERSANGKA PENGEDAR Diamankan Polresta Banjarmasin dengan Sabu 2,2 Kg
DIBONGKAR JARINGAN NARKOTIKA Jalur Perairan Banjarmasin, Sita 2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi
TERUNGKAP MOTIF Kasus Pembunuhan di Surgi Muft Banjarmasin, Begini Pengakuan Pelaku

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 00:22

EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”

Selasa, 7 April 2026 - 23:29

DPRD KALSEL Ajukan 1.774 Usulan Pokir untuk RKPD 2027

Selasa, 7 April 2026 - 22:04

KEPALA BNN Usulkan Vape Pelarangan dalam RUU Narkotika dan Psikotropika

Selasa, 7 April 2026 - 21:50

SENPI-AMUNISI di Polresta Banjarmasin Diperiksa Propam Polda Kalsel

Selasa, 7 April 2026 - 18:35

DIBONGKAR JARINGAN NARKOTIKA Jalur Perairan Banjarmasin, Sita 2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Selasa, 7 April 2026 - 16:17

TERUNGKAP MOTIF Kasus Pembunuhan di Surgi Muft Banjarmasin, Begini Pengakuan Pelaku

Selasa, 7 April 2026 - 14:56

ENCEK PEMBUNUH BIDAN di Banjarmasin akan Hadapi Penjara Seumur Hidup

Selasa, 7 April 2026 - 14:38

ATM BNI di Depan Minimarket Yulia Kuripan Sempat Bikin Khawatir Nasabah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca