SOAL “Pilpres Rasa Pandawa Vs Kurawa” Sindiran Hasto Dijawab Airlangga

- Penulis

Minggu, 14 Januari 2024 - 01:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Airlangga Hartarto, menanggapi pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang menyindir soal Pilpres 2024 serasa pertarungan Pandawa melawan Kurawa. Dia membantah bahwa Prabowo adalah sosok pemimpin yang otoriter.

“Ketua umum partai tidak ada yang otoriter,” tegas Ketum Golkar itu saat hadir dalam Kampanye Tatap Muka Pemilu 2024 di Lapangan Pratu Pekak Rawiq, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (13/1/2024).

“Tentu dalam Pemilu 2024 hanya ada dua angka yang harus kita ingat. Angka (Paslon) dua dan empat (nomor urut Golkar). Ada nggak angka lain di 2024? Maka itu adalah tugas kita menangkan Prabowo-Gibran dan menangkan Partai Golkar,” tegasnya di hadapan seluruh simpatisan.

Dilansir dari detikJogja, Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyinggung pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Ia mengibaratkan Pilpres 2024 seperti pertarungan Pandawa dan Kurawa.

“Pemilu ini menjadi pertarungan antara Pandawa dan Kurawa,” jelas Hasto saat ditemui wartawan usai memimpin rapat konsolidasi kader PDIP se-DIY di kantor DPD PDIP DIY, Kota Jogja, Sabtu (13/1/2024).

Baca Juga :   BGN Larang SPPG Gunakan Gas Melon dan Beras Subsidi

“Yang satu, Pandawa itu menempatkan kekuasaan pada rakyat, berpihak pada wong cilik (rakyat), maka pemimpinnya blusukan seperti Pak Ganjar. Yang satu, itu menempatkan kekuasaan sebagai kenikmatan, maka mau memperpanjang kekuasaan. Itu yang terjadi,” imbuhnya.

Hasto juga menyinggung rekam jejak Prabowo Subianto, yang menurutnya, juga tidak merepresentasikan pemimpin yang baik.
“Maka kita lihat, Pak Prabowo dengan karakternya yang seperti itu karena memiliki rekam jejak melanggar HAM, punya rekam jejak antikemanusiaan, ya kita akan melihat, dan ini akan menjadi pelajaran. Kehidupan politik yang sangat penting,” terangnya dikutip SuarIndonesia.com dari Detik com. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MOTOGP Indonesia 2026 – Marc Marquez Menang Sprint Race
DERBY BORNEO, Misi Bangkit Barito Putera v Persiba, Frans: ‘Haram’ Kalah di Kandang
DIATUR Tarif Pemeriksaan Kesehatan Haji
KASUS KORUPSI KPP Madya Banjarmasin: KPK Panggil Direktur Sungai Danau Jaya dan Binuang Mitra Bersama Prima
WANTIMPRES Bentuk Rencana Enam Bidang Kerja
PRESIDEN Prabowo: “Saya Lihat Masa Depan Indonesia Cerah”
KASUS TTPU: Rita Widyasari Diperiksa KPK 6 Jam Lebih
FEBRIE ADRIANSYAH Didakwa Peras Saksi Jiwasraya Rp55 Miliar

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:24

TERULANG KARHUTLA Melanda kawasan Jalan Golf Ujung Sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:54

MOTOGP Indonesia 2026 – Marc Marquez Menang Sprint Race

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:44

KAMPUNG NARKOBA Palangka Raya Digerebek Polisi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:49

TEWAS TERLUKA, Pria Warga Kelayan B Ini Tergeletak di Depan Rumah Warga

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:08

DERBY BORNEO, Misi Bangkit Barito Putera v Persiba, Frans: ‘Haram’ Kalah di Kandang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:21

DOKUMEN TANAH RSUD H. Boejasin Disita Penyidik, Pemkab Tala Didesak Segera Bersikap

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:48

STRATEGI BARU Tangani Karhutla di Kalsel, Begini Langkah Wamenko Pangan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 23:41

TARGET 2026 Bedah 413 Rumah Tidak Layak Huni di Kalsel, Calon Penerima Cek Melalui DTSEN

Berita Terbaru

Belasan dibekuk dari penggerebekan kampung narkoba Palangka Raya. (dok Polda Kalteng)

Headline

KAMPUNG NARKOBA Palangka Raya Digerebek Polisi

Sabtu, 10 Okt 2026 - 23:44

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca