SIAGA! Hadapi Karhutla

- Penulis

Rabu, 14 Mei 2025 - 20:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran lahan yang belum lama ini terjadi di Kelurahan Raja Sebrang, Kabupaten Kobar, Jumat (9/5/2025). (Foto: ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi)

Kebakaran lahan yang belum lama ini terjadi di Kelurahan Raja Sebrang, Kabupaten Kobar, Jumat (9/5/2025). (Foto: ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi)

SuarIndonesia — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng), menyatakan siap siaga dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah setempat.

“Semua sarana, prasarana, dan personel saat ini dalam kondisi siap dalam menghadapi penanggulangan karhutla,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kobar Syahruni di Pangkalan Bun, Rabu (14/5/2025).

Dia mengatakan, selama sepekan terakhir cuaca panas melanda wilayah Kabupaten Kobar, serta meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan.

Syahruni menambahkan, saat ini pihaknya juga telah melaksanakan kegiatan pelatihan dan pembinaan bagi Masyarakat Peduli Api (MPA) se-Kalimantan Tengah.

“Pelatihan tersebut merupakan bagian dari strategi BPBD dalam memperkuat kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap potensi bencana,” ucapnya.

Syahruni menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan pihak dengan melibatkan masyarakat itu bertujuan untuk memperkuat peran serta masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah rawan bencana.

Menurut dia, pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan dari ancaman karhutla, karena pelibatan masyarakat adalah kunci utama dalam pencegahan karhutla di wilayahnya.

“Dengan keterlibatan aktif masyarakat dan dukungan sarana yang memadai, kami optimistis potensi bencana dapat ditekan sejak dini,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa pihaknya juga telah mengantisipasi kondisi cuaca ekstrem dengan mempersiapkan MPA yang tersebar di sejumlah desa dan kelurahan.

“MPA ini diharapkan dapat melakukan patroli rutin di wilayah rawan dan melakukan deteksi dini terhadap potensi karhutla,” kata Syahruni.

Baca Juga :   DIRINGKUS Oknum Perangkat Desa Terlibat Sabu

Sementara itu, dalam menghadapi ancaman karhutla dengan skala yang lebih luas, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalteng Ahmad Toyib mengatakan pengendalian karhutla juga merupakan salah satu program 100 hari Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah 2025-2030.

Pemerintah Provinsi Kalteng melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat terus meningkatkan upaya penanganan karhutla dengan membentuk Pos Lapangan Satgas Pengendali Karhutla.

“Pada tahun 2024 dibentuk 64 pos lapangan yang ditempatkan di area rawan kebakaran hutan dan lahan, sedangkan pada tahun 2025 ini ditingkatkan menjadi 75 pos lapangan,” katanya.

Hal ini bertujuan agar jangkauan upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan lebih maksimal. Personel Pos Lapangan Satgas Pengendali Karhutla berasal dari masyarakat setempat yang terkumpul dalam organisasi Masyarakat Peduli Api (MPA), Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.

“Sebelum diaktivasi menjelang musim kemarau, personel yang dibentuk melalui MPA ini kita berikan pelatihan dan pembinaan, guna meningkatkan kapasitas serta ketangguhan personil dalam bertugas saat ada bencana,” kata Ahmad, dilansir dari AntaraNewsKalteng.

Toyib menyebutkan pelatihan ini akan dilaksanakan secara bertahap di 28 lokasi pada 14 kabupaten/kota, melibatkan 75 regu MPA dengan jumlah personel sekitar 1.125 orang. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIGAGALKAN Pelarian Pecatan Polisi
DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI
LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA
PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil
3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla
MOMENTUM BERSEJARAH Kesepakatan Hibah Pembangunan Rindam XXII/TB, Begini Penyataan Mayjen TNI Zainul Arifin
SUNGAI KAPUAS MURUNG: Pria Diduga Tenggelam Ditemukan Mengapung
GUBERNUR AGUSTIAR: DAD Agar Proaktif dan Deteksi Dini Cegah Konflik

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:47

MOMENTUM BERSEJARAH Kesepakatan Hibah Pembangunan Rindam XXII/TB, Begini Penyataan Mayjen TNI Zainul Arifin

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca