SERANGAN Bom di Pakistan, Diplomat Indonesia Selamat!

- Penulis

Senin, 23 September 2024 - 22:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Konvoi rombongan diplomat asing, termasuk dari Indonesia, menjadi target serangan di Pakistan. (Foto: AP)

Konvoi rombongan diplomat asing, termasuk dari Indonesia, menjadi target serangan di Pakistan. (Foto: AP)

SuarIndonesia — Rombongan diplomat asing termasuk perwakilan Indonesia dilaporkan terkena serangan bom di Pakistan pada pekan lalu.

Direktur Asia Selatan dan Tengah Kementerian Luar Negeri Indonesia Jatmiko Heru Prasetyo mengonfirmasi insiden itu.

“Benar terdapat serangan bom,” kata Jatmiko dilansir CNNIndonesia, Senin (23/9/2024).

Dia merespons pertanyaan soal apakah benar ada serangan bom yang mengenai diplomat asing termasuk diplomat Indonesia.

Jatmiko lebih lanjut membeberkan informasi yang didapat dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Islamabad, Pakistan.

Menurut dia, serangan itu menyasar ke diplomat yang memenuhi undangan acara internasional.

“Serangan bom terhadap rombongan diplomatik yang memenuhi undangan menghadiri Tourism Summit dari Swat Industrial Chamber of Commerce pada hari Minggu, 22 September 2024,” kata Jatmiko.

Rombongan diplomatik itu terdiri dari Dubes dan perwakilan diplomatik Rusia, Bosnia dan Herzegovina, Vietnam, Ethiopia, Rwanda, Zimbabwe, Indonesia, Uzbekistan, Turkmenistan, Kazakhstan, dan Portugal.

“[mereka] selamat dari insiden tersebut,” lanjut dia.

Jatmiko juga mengatakan, berdasarkan info dari KBRI, diplomat Indonesia sudah kembali ke Islamabad dengan “aman dan selamat.”

Baca Juga :   TAIPEI OPEN 2026: Leo/Daniel Juara Sikat Wakil Malaysia

Media Pakistan, Dawn, melaporkan bom meledak pada Minggu (22/9/2024) kemarin. Insiden ini terjadi di jalur yang menghubungkan Malam Jabba dan Swat.

Serangan bom mengenai kendaraan yang mengawal para diplomat dan pejabat lain untuk menghadiri acara Tourism Summit.

Imbas serangan itu, satu polisi tewas dan tiga petugas lain mengalami luka-luka.

Menurut polisi Pakistan ledakan itu disebabkan oleh alat peledak rakitan (IED) yang dikendalikan dari jarak jauh.

Sejauh ini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab terhadap serangan tersebut. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang
JEPANG Kerahkan Kapal dan Helikopter Bantu Tangani Karhutla di Indonesia
BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang
RACE MotoGP Inggris 2026: Fernandez Juara Ungguli Martin dan Bezzecchi
TAIPEI OPEN 2026: Leo/Daniel Juara Sikat Wakil Malaysia
CHINA OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara, Sukses Pertahankan Gelar!
SUPORTER Spanyol Bahagia Timnya Juara Dunia 2026

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:06

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Kamis, 10 September 2026 - 16:53

MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan

Kamis, 10 September 2026 - 16:49

PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel

Kamis, 10 September 2026 - 12:41

PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako

Rabu, 9 September 2026 - 23:38

WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 22:35

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Berita Terbaru

31 WNA Malaysia dan Taiwan ditangkap Imigrasi Pontianak, Kalbar. (Foto: Istimewa)

Kalbar

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:50

Karhutla mengancam habitat orang utan di TN Tanjung Puting Kalteng. (Foto: HO-Dok Balai TNTP)

Headline

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:46

Tim BKSDA dan YIARI Kalbar mengevakuasi Orang utan dari salah satu kebun warga di Kayong Utara. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

ENAM Orang Utan Diselamatkan dari Karhutla

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:17

Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto menyampaikan laporan terkini penanggulangan karhutla kepada Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat rapat koordinasi di Pos Pantau Karhutla di Guntung Damar Banjarbaru, Kamis (10/9/2026). (Foto: HO-Antara)

Kalsel

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca