SuarIndonesia– Sepertiga kekuatan personel Polda Kalsel dikerahkan. Dan Operasi Lilin Intan Tahun 2021, resmi dimulai, Kamis (23/12/2021).
Apel pasukan dipimpin Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, Kapolda, Irjen Pol Rikwanto dan Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Firmansyah.
Personel dari elemen Polri, TNI dan aparat pemerintah daerah mengikuti apel yang digelar di halaman Satpas Ditlantas Polda Kalsel, Jalan A Yani Km 21 Kota Banjarbaru.
Disebut, sebanyak kurang lebih 2.800 personel atau sepertiga dari total kekuatan personel Polda Kalsel dan Polres/Polresta Jajaran dikerahkan dalam Operasi Terpusat berlangsung selama 10 hari hingga Minggu (2/1/2021).
Jumlah ini tentu belum ditambah kekuatan personel TNI serta aparat pemerintah daerah yang juga dilibatkan dalam operasi yang memiliki sasaran memelihara situasi keamanan dan ketertiban (Kamtibmas) menyambut Hari Raya Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022.
Pasukan gabungan ini bertugas untuk mengamankan dan mengantisipasi gangguan Kamtibmas disesuaikan dengan potensi kerawanan.
Tempat ibadah, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, bandara dan lokasi-lokasi perayaan tahun baru masuk dalam daftar obyek-obyek yang menjadi perhatian.
Dalam Amanat Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang dibacakan oleh Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, pencegahan penularan Covid-19 varian B.1.1.529 (Omicron) juga menjadi titik berat.
Memiliki kecepatan penyebaran 5 kali lebih cepat dari varian Delta, varian Omicron telah menyebabkan terjadinya lonjakan-lonjakan kasus di berbagai negara di dunia.
Tepatnya, varian Omicron sudah dideteksi di 103 negara dengan total 105.272 kasus, termasuk 5 kasus di Indonesia.
“Jangan sampai terjadi penularan lokal. Kita harus berupaya menjaga situasi di Indonesia tetap baik.
Kita pertahankan jumlah kasus aktif agar tetap rendah. Tingkat penularan kita awasi agar bertahan di bawah 1. Jangan sampai itu melonjak lagi,” katanya.
Sedangkan terkait kondisi di Kalsel, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto situasi dan kondisi Kamtibmas dapat terjaga cukup baik.
“Di Kasel secara umum cukup kondusif, baik dalam kehidupan sosial maupun kehidupan beragama terlebih masyarakatnya sangat baik dalam bertoleransi,” terang kapolda .
Upaya-upaya menjaga Kamtibmas terutama cara preventif kata Kapolda sudah dan terus dilaksanakan.
“Mencegah lebih baik daripada menunggu kejadian. Yang kita lakukan untuk pencegahan, mudah-mudahan dengan sikap yang kita lakukan situasi bisa terjaga,” kata Irjen Rikwanto. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















