SEORANG KAKEK Tak Bernyawa Ditemukan Mengapung di Sungai Martapura

- Penulis

Rabu, 18 Maret 2026 - 19:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samsuri, berumur 76 tahun, warga Komplek Wengga, Mantuil Banjarmasin Selatan dirtemukan tak bernyawa mengapung di Sungai Martapura, Kalsel, Rabu (18/3/2026). (SuarIndonesia/DO)

Samsuri, berumur 76 tahun, warga Komplek Wengga, Mantuil Banjarmasin Selatan dirtemukan tak bernyawa mengapung di Sungai Martapura, Kalsel, Rabu (18/3/2026). (SuarIndonesia/DO)

SuarIndonesia – Seorang kakek bernama Samsuri, berumur 76 tahun, warga Komplek Wengga, Mantuil Banjarmasin Selatan ditemukan tak bernyawa mengapung di Sungai Martapura, Kalsel, Rabu (18/3/2026).

Penemuan jasad ini membuat warga di kawasan Pelabuhan Bawang berada di Jalan Tembus Mantuil Banjarmasin Selatan, geger.

Informasi dihimpun, jasad tersebut pertama kali terlihat oleh dua warga yang tengah berada di sekitar lokasi.

Mereka awalnya mengira benda yang mengapung itu bukan manusia, namun setelah didekati ternyata sesosok manusia  dan langsung dilaporkan kepada petugas.

Kasat Polairud Polresta Banjarmasin, Kompol Dading Kalbu Adie, membenarkan adanya kejadian.

“Setelah menerima laporan, pihaknya bersama tim Basarnas langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.

Korban dievakuasi ke Ruangan Instalasi Pemulasaraan Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, untuk visum,” ujarnya.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa korban diduga telah meninggal dunia sekitar dua hari sebelum ditemukan.

Baca Juga :   DISITA Rokok Ilegal dan MMEA di Kalsel, Selamatkan Kerugian Negara 15 MIliar Lebih

Pada tubuh korban juga ditemukan luka di bagian bawah mata sebelah kanan. Meski begitu, belum dapat dipastikan apakah luka tersebut menjadi penyebab kematian.

Berdasarkan keterangan medis, korban diduga masih dalam kondisi sadar saat jatuh ke sungai, namun kemungkinan mengalami pingsan.

“Untuk memastikan penyebab kematian, seharusnya dilakukan autopsi. Namun pihak keluarga menolak dan sudah membuat surat pernyataan,” jelasnya.

Saat ini, aparat kepolisian masih mendalami kasus tersebut guna mengetahui secara pasti penyebab kematian korban. (DO)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit
PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027
GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:26

KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:52

GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Berita Terbaru

(@detikKalimantan)

Kalsel

TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:14

Wamenko Pangan Hanif Faisol menyapa tim pemadam kebakaran di sela apel sekaligus pemantauan penanganan karhutla di Palangka Raya, Jumat (30/10/2026). (Antara/M Arif Hidayat)

Kalteng

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:01