Sebelum Ditutup 25 Februari, Jembatan Alternatif Alalak II Diperbaiki

Sebelum Ditutup 25 Februari, Jembatan Alternatif Alalak II Diperbaiki

Suarindonesia – Satu bulan menjelang pengerjaan proyek renovasi Jembatan Alalak I, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional XI yang berkantor di Jalan Hasan Basry Bajarmasin terlebih dahulu akan memperbaiki Jembatan Alalak II yang dinilai rusak ringan selama 20 hari kerja.

Kepala Satker 1 BPPJN, Ir Syahrilyansah mengatakan sebelum dikerjakan Jembatan Alalak I terlebih dahulu dikerjakan proyek perbaikan jembatan Alalak II yang menghubungkan antara Cemara Ujung dan Terminal Handil Bakti.

“Kita ini dulu perbaiki yang Jembatan Alalak II dulu. Jan itu ada rusak ringan seperti jalan yang di atasnya berlobang dan saat turunan jembatannya juga berlobang jalannya. Setelah baik barulah akan dilakukan rekayasa lalu lintsa dan 25 Februari akan ditutup total selama dua tahun,” ucap Kepala Satker 1 BPPJN, Ir Syahrilyansah kepada awak media, usai rapat gabungan di Kantor Balai Besar, Selasa (22/1) siang.

Syahril mengungkapkan perbaikan kerusakan ringan Jembatan Alalak II tersebut paling lama ditarget 25 hari kerja terhitung dari hari ini tanggal 22 Januari 2019 dan selanjutnya selama seminggu. Setelahnya nanti akan dimulai rekayasa penutupan jalan di Jembatan Alalak I.

“Mungkin seminggu menjelang penutupan jalan di Jembatan Alalak I baru selesai. Nanti perbaikan di jembatan Alalak II ini untuk selanjutnya dilakukan rekayasa penutupan jalan selama seminggu tersebut sebelum 25 Februari 2019,” ungkapnya.

Adapun perbaikan ringan dari jalan di Jembatan Alalak II tersebut masuk satu paket dengan renovasi jembatan Alalak I dan soal berapa besarannya, Syahril mengatakan, “Sedikit saja untuk itu, bisa kok untuk perbaikan, yang pasti besaran angkanya kita belum mengetahui.”

Selain itu Syahril menerangkan setelah dilakukan rekayasa jalan selama seminggu baru nanti jembatan akan ditutup total hingga waktu kerja proyek renovasi jembatan Alalak I selesai, yaitu pada 25 Maret 2021.

“Penutupan total akan dilakukan setelah rekayasa dulu sekitar satu minggu, dan ini akan berlangsung selama lebih dua tahun sampai waktu kontrak kerja habis, yaitu pada tanggal 25 Maret 2021 mendatang,” katanya.(SU)

 225 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: