SuarIndonesia – Belajar dari lolosnya warga negara (WN) Jepang yang positif menderita covid-19 masuk ke Indonesia dan menularkannya kepada dua warga Indonesia, maka scanner pendeteksi suhu tubuh buka jaminan untuk mendeteksi corona.
Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) I Banjarmasin, Ruslan Fajar, juga mengakui penderita covid-19 bisa lolos dari deteksi skaner yang dipasang di Bandara Syamsudin Noor.
Ditanya lebih jauh bagaimana langkah antisifasi selain skaner pendeteksi suhu tubuh, menurut Ruslan, untuk sementara protapnya hanya scanner.
Diuraikannya, deteksi suhu tubuh jika sedang panas tinggi di atas 38 derajat celcius maka langsung diambil tindakan.
Tindakan yang diambil tersebut menggali informasi berapa hari melakukan kontak dengan orang yang flu atau batuk, dari mana daerah asal, dan lain sebagainya.
Jika pernah kontak dengan orang yang sakit flu atau batuk, maka baru dibawa ke pemeriksaan yang lebih lengkap dengan status di bawah pengawasan.
“Kalau suhu panas masih rendah meskipun dia mengidap covid-19 ya bisa bebas masuk melewati skaner,” tegasnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















