SATU KELOMPOK Peduli Gambut Berhasil Ternak Kambing

- Penulis

Kamis, 22 September 2022 - 20:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Program bantuan dan pembinaan terhadap desa yang terdampak kebakaran lahan gambut dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berupa program desa mandiri peduli gambut (DMPG).

Terdapat 4 desa di Kalsel yaitu 2 di Kabupaten Tapin dan 2 di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), yang menjadi sasaran program.

Satu kelompok di Kalsel, yaitu TK-PPEG Mantap Desa Pawalutan, HSU, berhasil mengembangkan ternak kambing dari bantuan dana KLHK tersebut.

“Alhamdulillah kegiatan kelompok kami saat ini berjalan dengan lancar.

Mudah-mudahan ke depan kelompok kami lebih maju lagi. Awalnya kami dibantu 10 ekor kambing terdiri 9 betina dan 1 jantan,’’ kata Ketua TK-PPEG Mantap, Karidi, di sela Ekspose DMPG untuk Pemulihan Ekosistem Gambut di Provinsi Kalsel di salah satu hotel di Banjarbaru, Kamis (22/9/2022).

Di tempat yang sama, Kepala Desa Pawalutan, Kecamatan Banjang, HSU, Bambang, bersyukur sudah ada kelompok di daerahnya yang berhasil menjalankan program kemandirian desa dan lingkungan.

Sebelumnya menurut Bambang, juga ada kelompok yang gagal menjalankan program serupa.

Dengan keberhasilan itu, lanjutnya, menjadi pemicu membentuk kelompok lainnya mengembangkan usaha ternak kambing. Ia menyebut kelompok yang sudah berhasil akan menjadi pendamping bagi kelompok baru yang akan dibentuk.

Sementara itu, Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Dr. Kissinger, menyebut program tersebut murni kewenangan KLHK.

Baca Juga :   POLRES BANJARBARU Gagalkan Peredaran Sabu 9,6 Kilogram

Dikatakannya, bantuan Rp 36 juta ditransfer langsung melalui rekening kelompok masyarakat.

ULM hanya bertugas sebagai fasilitator atau pendamping di daerah.

Disebutnya, lokasi desa yang dipilih berdasarkan kebakaran lahan gambut.

Program ini ingin memulihkan kebakaran supaya tidak terulang lagi dengan membentuk desa mandiri baik mandiri secara ekonomi maupun mandiri mengelola lingkungan terutama gambut.

“Lokasi yang dicari dengan tingkat keparahan tertinggi. Jika berhasil di tingkat kebakaran tertinggi maka tingkat rendah mudah dilakukan.

Program itu bentuknya kelembagaan, ada kelembagaan resmi yang digali dari desa.

Anggotanya tidak musti kelompok tani, peternak, atau karang taruna,’’ ucapnya.

Menurut Kissinger, kelompok yang sudah dipilih tidak hanya sekedar diberikan modal usaha.

Kelompok tersebut juga diberikan keterampilan teknis, pola pikir, dilatih membuat perencanaan keuangan, dan membuat detail engineering desain yang akan dikerjakan.

Selanjutnya masing-masing kelompok akan mengidentifikasi masalah untuk selanjutnya merancang kegiatan perbaikan ekonomi dan lingkungan.

“Dari rencana kerja masyarakat dituangkan dalam bentuk rencana anggaran biaya.

Setelah itu KLHK akan menggelontorkan dana langsung ke rekening masing-masing kelompok. Tugas ULM sebagai akademisi fasilitator agar kegiatan pada kelompok tersebut lebih meningkat lagi,’’ pungkasnya. (RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian
DATA SENSUS EKONOMI Bukan untuk Kepentingan Pajak
KALSEL Masih jadi “Lahan Bisnis Haram” Jaringan Narkotika, Diungkap Polda 128 Kg Sabu
BERPOLEMIK Pengelolaan Parkir Samsat Banjarbaru, Pemerintah Tetapkan Gratis Oknum Pengelola Tarik Iuran
“GROUNDBREAKING” Sumur Bor dan Bedah Rumah Dilaksanakan Polda Kalsel
TABRAKAN KAPAL: Lima Selamat dan Satu Hilang
DANREM 101/ANT, Ajak Prajurit Tingkatkan Keimanan dan Profesionalisme di Momentum Tahun Baru Islam
PERTAMINA KALSEL Sanksi Tutup Operasional SPBU “Nakal” Jalan Pramuka, dari Awal Tahun Dilayangkan 15 Surat Peringatan di Lokasi Lain

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:10

KASUS MBG: Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Jadi Tersangka

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:04

KASUS MBG, KPK: Sementara tidak Dilanjutkan Penyelidikan

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:57

KPK: Terjadi Dugaan Pemerasan di Kanim pada Sejumlah Daerah

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:43

GERAKAN 7 KAIH Perkuat Pendidikan Karakter Murid SPNF

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:36

DIPERCEPAT Hilirisasi Perkebunan Rakyat 870 Ribu Hektare

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:08

“GROUNDBREAKING” Sumur Bor dan Bedah Rumah Dilaksanakan Polda Kalsel

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:41

KASUS MBG: Besok, Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:31

DISIAPKAN Stimulus Tarif Transportasi Semester II 2026

Berita Terbaru

Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso, saat menghadiri konferensi pers pengungkapan barang bukti narkoba yang digelar Polda Kalsel, Kamis (18/6/2026) (SuarIndonesia/Adv)

Advertorial

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Kamis, 18 Jun 2026 - 21:18

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca