Saddil dan Tiga Pemain yang Pernah Merumput di Malaysia Diwaspadai

- Penulis

Selasa, 3 September 2019 - 20:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saddil Ramdani dianggap sebagai ‘mata-mata’ Timnas Indonesia. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

Suarindonesia – Malaysia mewaspadai empat pemain Timnas Indonesia yang dianggap sebagai mata-mata tuan rumah jelang pertandingan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (5/9).

Awalnya Timnas Indonesia memanggil 24 pemain untuk persiapan pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Malaysia dan Thailand. Tetapi dalam perkembangannya, pelatih Timnas Indonesia Simon McMenemy mencoret sejumlah pemain dan mendatangkan pemain lain.

Salah satu yang dipanggil McMenemy adalah gelandang muda Saddil Ramdani asal klub Malaysia, Pahang FA. Saddil masuk skuat Timnas Indonesia senior menggantikan striker naturalisasi Greg Nwokolo yang cedera.

Bagi gelandang Malaysia, Nor Azam Azih, kehadiran Saddil bisa memberikan keuntungan untuk pertandingan nanti. Karena mantan pemain Persela Lamongan itu cukup mengetahui karakter pemain-pemain Malaysia.

Selain Saddil, Indonesia juga memiliki Ferdinand Sinaga, Andik Vermansah, dan Evan Dimas yang pernah merasakan atmosfer kompetisi di Negeri Jiran tersebut.

“Saddil adalah rekan setim saya di Pahang, dan menurut saya mungkin akan memberikan keuntungan untuk Indonesia,” ujar Nor Azam dikutip dari Berita Harian.

Baca Juga :   PRAPERADILAN Febrie bukan Hindari Proses Hukum

“Bagaimanpun, kami akan fokus pada tim dan mencoba melakukan yang terbaik pada pertandingan nanti. Karena kami tahu, kemenangan pada pertandingan pertama sangat penting,” ucap Nor Azam menambahkan.

Gelandang 24 tahun itu juga mengaku siap menghadapi panasnya atmosfer pertarungan Indonesia vs Malaysia di laga krusial tersebut. Nor Azam bertekad menguatkan mentalnya jika dimainkan pelatih Tan Cheng Hoe di pertandingan nanti.

“Saya belum pernah menghadapi situasi buruk yang pernah dialami pemain senior sebelum ini. Tetapi saya siap dengan kondisi apa saja. Ini karena semangat pemain Indonesia yang berbeda ketika melawan Malaysia,” tutur Nor Azam. (CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB
OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan
TNI AU Pantau Perkembangan Penanganan Karhutla
2.000 LEBIH Dapur MBG tak Layak Higiene Ditutup Permanen

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:00

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:19

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:19

KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:13

MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:09

PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027

Berita Terbaru