SAAT Jemput Siswa Harus Konsisten dan Tepat Waktu

- Penulis

Kamis, 8 April 2021 - 00:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Pembelajaran Tatap Muka Ditengah Pandemic di kota Banjarmasin

Suasana Pembelajaran Tatap Muka Ditengah Pandemic di kota Banjarmasin

SuarIndonesia – Jam pulang sekolah khususnya bagi siswa Sekolah Dasar (SD) menjadi catatan penting yang harus dievaluasi oleh pihak sekolah.

Pasalnya, semenjak proses Ujian Sekolah (US) di tingkat SD pada 5 April lalu, sering terjadi kerumunan siswa yang menunggu jemputan orangtuanya pada saat jam pulang sekolah.

Karena itu, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD, Einas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, Nuryadi menekankan bahwa orangtua siswa harus konsisten dan tepat waktu dalam menjemput anaknya guna kelancaran PTM di sekolah.

Menurutnya, hal tersebut dilakukan untuk menghindari terjadinya kerumunan ketika jam pembelajaran selesai. Di mana para siswa kerap berkumpul di titik penjemputan, hingga sangat rentan terjadinya penularan virus.

“Harus ada kerjasama yang baik antara pihak sekolah dan orangtua untuk mencegah terjadinya kerumunan,” ungkapnya saat ditemui awak media di lobby gedung Balai Kota Banjarmasin, Rabu (07/04/2021).

Bukan tanpa alasan imbauan itu diberikan lantaran US tatap muka kali ini menjadi gambaran bagi pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang rencananya akan digelar saat tahun ajaran baru mendatang.

Apalagi jika melihat instruksi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Nadiem Makarim dalam zoom meeting, yang meminta agar PTM bisa diselenggarakan mulai tahun ajaran baru nanti.

Meskipun Nuryadi mengaku, masih tetap harus menunggu instruksi dari pimpinan Pemko Banjarmasin. Ditambah lagi rekomendasi dari Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Covid-19 untuk melangsungkan PTM di sekolah.

“Kita tetap menunggu instruksi pimpinan kedepannya. Kalau dari kesiapan sudah 100 persen dipenuhi pihak sekolah. Utamanya terkait prokes dan sarana prasarananya,” ujarnya.

Sebelumnya, ia menambahkan, sama halnya dengan tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), pelaksanaan ujian dilakukan dalam dua metode, yakni secara tatap muka di sekolah dan secara daring dari rumah.

Nuryadi menuturkan, pada pelaksanaan US tingkat SD, masih ada sekitar 15 persen siswa yang mengikutinya secara online, lantaran tidak mendapatkan izin dari orangtua.

Sementara 85 persen siswa lainnya mengikuti ujian secara tatap muka, dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) yang sangat ketat selama berada di sekolah. Mulai dari menggunakan masker hingga menjaga jarak antar siswa.

Baca Juga :   TIGA SAKSI, Termasuk Penjaga Gudang Golden 10 yang Terbakar Diperiksa Polisi

“Siswa di sekolah swasta ada, di sekolah Negeri juga ada. Di setiap sekolah ada satu dua orang siswa yang ikut secara daring,” ucapnya.

Lantas, apakah ini langkah awal pihaknya untuk menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di tengah pandemi? Terkait hal itu, Nuryadi pun membenarkannya.

Apalagi sesuai instruksi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Nadiem Makarim dalam zoom meeting, memang sudah meminta agar PTM bisa diselenggarakan mulai tahun ajaran baru nanti.

Meskipun Nuryadi mengaku, masih tetap harus menunggu instruksi dari pimpinan Pemko Banjarmasin. Ditambah lagi rekomendasi dari Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Covid-19 untuk melangsungkan PTM di sekolah.

“Kita tetap menunggu instruksi pimpinan kedepannya. Kalau dari kesiapan sudah 100 persen dipenuhi pihak sekolah. Utamanya terkait prokes dan sarana prasarananya,” klaimnya.

Salah satu sekolah yang sudah terbilang sukses dalam pelaksanaan US tingkat SD di hari pertama dengan diikuti antusias oleh para siswa, sebagaimana yang terpantau awak media di SD Negeri Mawar 2 Banjarmasin. Di mana ujian sudah dimulai tepat pukul 08.00 Wita.

Pelaksanaan ujian diikuti oleh 65 siswa yang terbagi dalam 7 ruang kelas. Adapun durasi waktu ujian hanya 90 menit, dengan satu mata pelajaran per hari.

Untuk menegakan prokes selama siswa berada di sekolah, telah dibentuk Tim Satgas Covid-19 SDN Mawar 2. Tim itu terdiri dari 4 orang guru ditambah satpam dan penjaga sekolah.

“Alhamdulillah kesiapan prokesnya sudah kita penuhi semua. Seperti tempat cuci tangan dan lainnya. Bahkan setiap siswa pulang, seluruh kelas kita sterilkan,” tuntasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIPERMASALAHKAN PROGRAM MBG dan Kenaikan BBM, di Kalsel Massa Kecam Kebijakan Disuarakan di DPRD
POLRESTA Banjarmasin ‘Memburu” Balap Liar dan Amankan Delapan Motor, Ditilang Tiga Bulan
PATROLI, Sapu Bersih Kejahatan Jaga Keamanan Banjarmasin
BERKOBAR API di Mess Karyawan Perusahaan Tambang PT BBP
POTENSI Karhiutla dan Atasi Distribusi BBM, Ini Langkah Telah Dilakukan Polda Kalsel
KALSEL WASPADA, Telah Muncul Ribuan Titik Panas
KETUA DPRD Kalsel Cek Lokasi Pengerukan Jalur Sungai Baru Danau Panggang
BERBEKAL Karakter dan Ilmu, 97 Peserta PAUD Sabilal Muhtadin Dilepas ke Jenjang SD

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 18:45

DIPERMASALAHKAN PROGRAM MBG dan Kenaikan BBM, di Kalsel Massa Kecam Kebijakan Disuarakan di DPRD

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:47

JEMAAH HAJI Kloter 08 Kalsel-Kalteng Tiba

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:36

PATROLI, Sapu Bersih Kejahatan Jaga Keamanan Banjarmasin

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:12

MUDA CINTA BUDAYA FEST 2026: Diramaikan Puluhan Penari

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:06

JADIKAN MURARAM Momentum Perubahan, Ini Ajakan dari Wabup Balangan

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:41

BERKOBAR API di Mess Karyawan Perusahaan Tambang PT BBP

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:29

POTENSI Karhiutla dan Atasi Distribusi BBM, Ini Langkah Telah Dilakukan Polda Kalsel

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:10

KALSEL WASPADA, Telah Muncul Ribuan Titik Panas

Berita Terbaru

Angelia Hutabarat berpose saat dirinya diterima sebagai seleksi sukarelawan dalam perhelatan pesta bola sedunia, FIFA World Cup 2026. (Foto: Dokpri Angelia Hutabarat)

Internasional

ANGELIA HUTABARAT, Sukarelawan Indonesia di Piala Dunia 2026

Minggu, 14 Jun 2026 - 23:55

Kedatangan jemaah haji Kloter 08 Debarkasi Banjarmasin asal gabungan dari Kalsel dan Kalteng tiba di tanah air setelah melaksanakan ibadah haji tahun 1447 H / 2026 M di Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin, Minggu (14/6/2026). (Foto: PPIH Debarkasi Banjarmasin)

Kalsel

JEMAAH HAJI Kloter 08 Kalsel-Kalteng Tiba

Minggu, 14 Jun 2026 - 23:47

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca