RSD Sultan Suriansyah Layani Rujukan Puskesmas

- Penulis

Senin, 12 Agustus 2019 - 21:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina optimis 24 September 2019 mendatang, Rumah Sakit Sultan Suriansyah bisa beroperasi semuanya bersamaan Puncak Peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke 493, meski masih tipe C.

Kepastian ini setelah kedua petinggi Pemko Banjarmasin H Ibnu Sina dan Wakilnya H Hermansyah melakukan Soft Opening pelayanan di rumah sakit di Jalan Rantauan Darat, Kelayan Selatan itu mampu mengcover pasien rujukan puskesmas yang ada di ibukota Kalsel.

“Insya Allah 24 September 2019 nanti, RSUD Sultan Suriansyah akan grand launcing (peluncuran resmi) sebagai kado Hari Jadi Banjarmasin ke-493 tahun,” ucap Walikota Ibnu Sina didampingi Wakil Walikota H Hermansyah saat peresmian awal beroperasinya RSUD Sultan Suriansyah, Senin (12/8/2019).

Ia menegaskan RSUD Sultan Suriansyah merupakan fasilitas kesehatan rujukan awal dari pelayanan BPJS Kesehatan bagi pasien, khususnya rujukan dari puskesmas yang ada di Banjarmasin. Namun sampai akhir tahun masih belum bisa menerima rujukan dari BPJS Banjarmasin.

Bahkan demi menjaga keberlangsungan rumah sakit ini, Ibnu Sina menekankan agar pembangunan gedung tiga atau utama bisa rampung, sehingga dapat dimanfaatkan untuk pelayanan dasar bagi warga Banjarmasin.

Malah, usai acara soft launching atau peresmian awal RSUD Sultan Suriansyah, mantan anggota DPRD Kalsel ini mengatakan pelayanan bagi pasien harus menunggu rujukan dari puskesmas terlebih dulu, sehingga warga tidak bisa langsung datang ke rumah sakit.

“Pelayanan Rumah Sakit ini menunggu rujuakan dari Puskesmas, terkecuali, dalam keadaan darurat diperbolehkan masuk ke UGD yang dibuka 24 jam,” ucap Ibnu Sina.

Mantan Ketua DPW PKS Kalsel mengaku sudah mencoba poliklinik gigi yang alatnya diklaim sangat standar. Kemudian, untuk ruang obgyn (kebidanan dan kandungan) juga memiliki USG 4 dimensi yang bisa menangkap gambar janin di dalam rahim secara lebih jelas.

“Berbagai macam poliklinik yang lain, saya kira sudah siap melayani. Termasuk medical check up sudah bisa dilakukan dan peralatannya juga jauh lebih canggih dengan kepemilikian peratalayan rumah sakit yang ada ,” katanya.

Baca Juga :   GUNCANG KALIMANTAN ! Gubernur Cup Road to Pangdam 2026, Puluhan Klub Terbaik Kalteng Vs Kalsel Berebut Mahkota Juara

Sedangkan Direktur Utama RSUD Sultan Suriansyah Dr Sukotjo Hartono mengakui, tarif umum yang digunakan pada rawat jalan ini masih menggunakan aturan lama berdasar Perda Nomor 16 Tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan.

“Perda tersebut sudah direvisi yang kini sudah pada tahap proses registrasi. Jika mengacu perda saat ini, tentu tarifnya cukup murah sekali. Ambil contoh, rawat jalan pelayanan dokter spesialis, biayanya hanya Rp15 ribu. Sementara Perda yang baru mencapai Rp40 ribu untuk dokter spesialis,” katanya.

Dikatakan, Sukotjo, perda lama yang dipakai masih bersifat sementara, hingga nantinya diganti dengan payung hukum dalam perda yang baru. Ia memastikan dalam beberapa ke depan, perda revisi yang baru sudah selesai.

“Penyesuaian tarif yang cukup murah ini sebagai bentuk promosi, melalui penggunaan tarif perda yang lama. Namun, dengan penerapan perda yang baru, maka tarifnya akan disesuaikan. Selain itu, pengguna BPJS Kesehatan tetap menggunakan tarif umum, karena belum ada kerjasama. Itupun hanya bisa kita layani untuk di IGD. Sementara, rawat jalan belum ada MoU (nota kesepakatan),” tutur Sukotjo.

Ia menargetkan RSUD Sultan Suriansyah bisa terakreditasi pada November mendatang, sehingga pelayanan bagi pasien pemegang kartu BPJS Kesehatan bisa dilayani pihak rumah sakit. “Dengan begitu, kami bisa menandatangani MoU dengan BPJS Kesehatan untuk mengcover pasien pemegang kartu BPJS Kesehatan,” katanya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUKA CITA Penyerahan Jenazah Korban KM Virgo pada Pihak Keluarga, Jasa Raharja Pastikan Pemenuhan Hak Santunan
KEBAKARAN di Cempaka XI Banjarmasin Tengah Diduga Usur Kesengajaan, Seorang Diamankan Polisi
TERIDENTIFIKASI Tiga Jenazah Korban KM Virgo, Adalah Pasutri dan Sang Paman
RADIKALISME di Medsos Incar Anak Muda, FKPT Kalsel Perkuat Pencegahan Dini
KM SAR KAMAJAYA Tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Membawa Tiga Jenazah KM Virgo
SEJUMLAH Keluarga Korban KM Virgo Mendengarkan Ceramah dari H Mulkani Al-Banjari
UPDATE Tiga Jenazah Lagi Dievakuasi dari KM Virgo Menuju Banjarmasin dan Ratusan Barang Ditemukan
SELURUH Peralatan Sudah Siap Angkat Bangkai Kapal Virgo Transport 8

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 23:43

KEJARI Seruyan Bongkar Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp 13,8 M Diskan

Kamis, 17 September 2026 - 21:50

SABU Tiga Kilogram dari Kalteng Gagal Masuk Banjarmasin

Kamis, 17 September 2026 - 21:42

PERAIRAN KALTENG: Waspada! Angin Kencang-Gelombang Tinggi

Kamis, 17 September 2026 - 21:32

KARHUTLA Kalteng: 28 Orang Jadi Tersangka

Rabu, 16 September 2026 - 21:17

AKIBAT Karhutla, ISPU Kapuas Tembus 722

Rabu, 16 September 2026 - 21:11

PESAN TERAKHIR Pasutri Samuda, Kasih Tahu saat Kapal Virgo Mulai Miring

Rabu, 16 September 2026 - 20:53

KABUT ASAP Palangka Raya Paksa Sekolah Kembali PJJ

Selasa, 15 September 2026 - 21:02

KARHUTLA Kalteng Capai 9.440 Ha, Status Darurat Hingga Akhir September

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca