RENDAHNYA CAPAIAN Vaksinasi Lansia Penghalang Jalankan Vaksin Anak

- Penulis

Rabu, 5 Januari 2022 - 23:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Masih rendahnya capaian vaksinasi dengan target lansia menjadi penghalang bagi Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin untuk bisa menjalankan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun.

Pasalnya, jumlah lansia yang divaksin menjadi salah satu syarat untuk bisa memulai pemberian vaksin yang diharapkan mampu membangun antibodi penangkal virus Corona di tubuh anak-anak tersebut

Hal itu tertuang dalam Inmendagri nomor 66 Tahun 2021, setidaknya ada dua syarat yang ditekankan pemerintah pusat kepada daerah yang ingin melaksanakan program vaksinasi anak.

Pertama, daerah mesti telah mencapai target minimal 70 persen dosis pertama dari total sasaran daerah. Untuk syarat yang pertama ini Kota Banjarmasin lolos. Karena per tanggal 4 Januari 2022, persentase vaksinasi di Banjarmasin sudah mencapai 79,03%.

Namun, Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan ini masih belum memenuhi persyaratan yang kedua, yakni capaian vaksinasi dengan sasaran warga lanjut usia (lansia) di daerah yang ingin menjalankan vaksinasi anak mesti sudah mencapai minimal 60 persen dosis pertama.

Dari total target 45.657 sasaran, lansia yang saat ini sudah divaksin baru mencapai 43,33 persen.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Machli Riyadi me gatalan. Hal tersebut dikarenakan adanya kendala yang mereka hadapi dalam menjalankan upaya vaksinasi pada lansia.

Ia membeberkan, kendala yang dialami pihaknya saat ini masih sama dengan yang terjadi selama ini. Dari kurangnya pemahaman masyarakat terkait pentingnya vaksinasi, hoaks seputar vaksin, dan lain sebagainya.

Akibatnya, para vaksinator yang bertugas masih kesulitan mencapai target vaksinasi lansia.

Baca Juga :   SIAP SIAGA Banjarmasin Hadapi Potensi Banjir!

Tapi, semua itu kami upayakan tidak terjadi lagi, ungkapnya saat ditemui awak media, Rabu (512022).

Ia mengaku bahwa saat ini pihaknya memiliki strategi yang diharapkan mampu meningkatkan persentase vaksinasi lansia.

Salah satunya yakni mendekatkan pelayanan vaksinasi hingga menggandeng pihak terkait. Misalnya, tokoh agama dan tokoh masyarakat, tukasnya.

Dengan strategi tersebut, pria dengan sapaan Machli itu menargetkan capaian vaksinasi lansia bisa terpenuhi di akhir Januari 2022 ini.

Bila capaian itu terpenuhi, maka kita bisa mengajukan usulan program lanjutan yakni vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun, ungkapnya.

Di samping itu, mantan Wakil Direktur (Wadir) bidang Administrasi dan Keuangan RSJ Sambang Lihum Kalsel itu menambahkan bahwa vaksinasi dengan sasaran remaja dan pelajar yang berusia 12 sampai dengan 17 tahun di Banjarmasin sudah hampir selesai.

Tinggal enam persen saja lagi pelajar SMP yang belum kita vaksin, dan ini akan kita selesaikan seraya menjalankan PTM secara penuh saat ini, ungkapnya.

Lantas, berapa jumlah pasti pelajar atau remaja yang saat ini sudah menerima vaksin

Terkait hal itu, Machli mengaku tidak hafal betul berapa jumlah pastinya, hal itu dikarenakan tidak ada grafik khusus untuk vaksinasi pelajar.

Sehingga jumlah vaksinasi pelajar kita masukkan ke dalam capaian vaksin masyarakat umum, tandasnya (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin
DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel
TERKAIT MORTIL, Dicek Gegana Brimob Polda Kalsel dan Dihancurkan
DITEMUKAN BAHAN PELEDAK Mortil “81 Tampella” Peninggalan Zaman Perang di Kampung Arab
TERUNGKAP P.elaku Percobaan Pemerkosaan di Rawasari, Korban Melawan
KALTENG-KALSEL Bersinergi Pacu Pembangunan Regional dan Nasional
IIMU RETRET AKMIL, Supian HK : Siap Terapkan di Kalsel !
LAKA LIBATKAN Dua Emak-emak di Banjarmasin, Respon Cepat 110 Polri Permasalahan Berakhir Damai

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 21:53

PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin

Jumat, 17 April 2026 - 21:52

4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga

Jumat, 17 April 2026 - 20:02

DELAPAN Penumpang Heli Jatuh Dievakuasi dalam Kondisi Meninggal

Kamis, 16 April 2026 - 22:51

TERKAIT MORTIL, Dicek Gegana Brimob Polda Kalsel dan Dihancurkan

Kamis, 16 April 2026 - 22:18

DITEMUKAN BAHAN PELEDAK Mortil “81 Tampella” Peninggalan Zaman Perang di Kampung Arab

Kamis, 16 April 2026 - 21:52

TERUNGKAP P.elaku Percobaan Pemerkosaan di Rawasari, Korban Melawan

Kamis, 16 April 2026 - 20:51

KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 19:32

RUPIAH Menguat Dipicu Ketegangan Geopolitik yang Mereda

Berita Terbaru

Kapal tanker berlayar di Teluk, dekat Selat Hormuz di tengah perang Iran vs AS-Israel. (REUTERS/Stringer)

Internasional

IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:18

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca