Suarindonesia – Puluhan Driver Ojek Online (Ojol) Gojek Banjarmasin menyerbu Balai Kota Banjarmasin karena tidak terima dengan perlakuan oknum Dinas Perhubungan yang terkesan berbuat arogan saat melakukan tindak penertiban di Jalan A Yani Km 3, Kamis 28/2/2019.
Septian Pratama seorang driver yang terkena sikap arogansi dari oknum Dinas Perhubungan mengaku tidak terima dengan perlakuan tersebut. Sebab ada tata cara krama untuk melakukan penindakan untuk terhindar dari insiden yang tidak diinginkan.
“Kita ada tata caranya, jangan sampai sikap arogansi seperti ini dipakai oleh anggota. Saya mengaku saya salah, dan saya bersedia ditilang, tetapi jangan seperti ini, langsung diangkat motor saya. Terus teman saya tadi direbut handphone nya sehingga jatuh ke tanah, kami minta pertanggung jawaban itu aja,” ucapnya saat melakukan aksi demo di depan Balai Kota Banjarmasin (28/2).

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Drs H Ichwan Noor Chalik mengakui jika ada salah seorang oknum Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin yang melakukan hal seperti menurut keterangan dari gojek di atas.
“Akan tetapi ini kan atas dasar gojek ini yang memancing emosi, sehingga pihak dishub harus memberikan ketegasan. Selain itu pula ada temannya si gojek tadi menenteng handphone sehingga kami kira itu mendokumentasi aksi dari dishub dan gojek ini, terjadilah rebutan hp sehingga jatuh ke tanah dan pecah,” ujar Ichwan.
Kemudian Ichwan mencoba menyelesaikan secara baik-baik dengan mau mengalah mengganti kerusakan hp driver gojek tersebut dengan ganti rugi berupa uang sebesar 500.000 rupiah menggunakan uang pribadinya.
“Saya ganti tadi 500.000 rupiah semoga cukup itu kan cuma retak layarnya. Pakai uang pribadi saya itu bukan uang dishub, agar selesai ini masalah jangan melebar lagi,” ungkapnya.
Selanjutnya Septian Pratama dibawa ke Pasir Mas untuk mengambil motor yang diangkut oleh Dinas Perhubungan dan dikenakan sanksi tilang dengan pasal UU No 22 tahun 2009 tentang penertiban parkir.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















