PROYEK PUSKESMAS 6 MIliar Lebih, Akses Menuju Musala Terancam Ditutup dan Besok Walikota Banjarmasin Peletakan Batu Pertama

- Penulis

Senin, 28 Juli 2025 - 13:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akses menuju Musala  Darul Ar-qam, ini terancam ditutup. (SuarIndonesia/ZI)

Akses menuju Musala  Darul Ar-qam, ini terancam ditutup. (SuarIndonesia/ZI)

SuarIndonesia –Proyek pembangunan dan perluasan Puskesmas Cempaka Putih di Kelurahan Kuripan, Banjarmasin Timur dengan anggaran Rp 6 Milar lebih, akses menuju Musala  Darul Ar-qam,  terancam ditutup.

Sisi lain dari keterangan, besok Selasa (29/7/2025) sesuai rencana Walikota Banjarmasin HM Yamin bersmaa pejabat lainnya melakukan peletakan batu pertama  di lokasi proyek.

Untuk semua, persiapan telah dilaksanakan hingga pengecekan di lokasi dari pihak Dinas Kesehatan.

“Iya sesuai rencana acara peletakan batu pertama loleh Walikota,” kata Dani, salah satu dari Dinas Kesehatan, ketika cek lokasi, pada Minggu (27/7/2025).

Senada diungkapkan Irwan Roasadi, salah satu pelaksana lapangan dari pihak kontraktor pembangunan.

Namun, pembangunan puskesmas,  yang bersumber dari APBD (Anggaran Pendapatan
Belanja Daerah) Kota Banjarmasin, jadi pembicaraan hangat warga dan upaya cari solusi soal akses atau jalan untuk menuju Musala Darul Ar-qam.

Pasalnya, akses untuk umum bakal ditutup sesuai sketsa dan ukuran bangunan puskesmas.
Musala diketahui selama ini memang selain fasilitas sekolah SD Negeri Kebun Bunga, yang ada di sampingnya juga untuk masyarakat lingkungan sekitar.

Biasa pula untuk acara perkumpulan yasinan ibu-ibu serta pada bulan Ramadan, penuh jemaah tarawih hingga sebagai pratik para
mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin sebagai iman untuk jemaah.

Dari keterangan, selama ini lahan yang berdiri musala dari pemilik Kodrat (almarhum).

Dan berdasarkan kesepakatan dengan sejumlah tokoh masyarakat, termasuk Ketua RT dulunya H Syamsinar (almarhum), lahan mau tukar guling untuk sekolah.

Asal juga bisa dipergunakan untuk masyarakat sekitar hingga akses jalan selain dari sekolah, juga dibuat untuk masyarakat.

“Iya, awalnya memang begitu, tapi sekarang tinggal kebijakan dari Pemerintah Kota dalam hal ini Walikota kalau membijaksanai,” ucap Bahrudin, salah satu anak dari almarhum Kodrat.

Bahkan pembicaran Ketua RT 08, Syaiful Bahri, yang telah mengkoordinasikan pada warga hingga pihak sekolah, meski tak jauh dari lingkungan juga ada musala. Namun dari keterangan, pihak sekolah keberatan mengingat situasi lokasi sekolah.

Baca Juga :   TIGA MAHASISWA UNUKASE yang Meninggal Dunia Kecelakaan Adalah Penerima Beasiswa KIP Kuliah Angkatan 2023

Dan sebelumnya pihak pelaksana ada menyarakan di samping bangunan puskesmas ada sedikit lorong lahan milik Pemko di samping rumah dinas yang dulunya dihuni Camat Banjarmasin Timur.

Dibuatkan akses dengan kiri-kanan tembok. Tetapi, informasinya camat setempat juga menolak.“Padahal bagus juga jika ada akses, karena bisa pula dipergunakan bagi perawat, dokter atau pasien puskesmas jika ingin salat dengan hanya beberapa langkah saja menuju musala,” ucap Deden, warga setempat.

“Kalau kita dari pihak proyek hanya menjalankan sesuai sketsa dan ukuran. Dan untuk urusan bersedia atau tidaknya dibuatkan akses jalan, bukan urusan kami, karena sudah disarankan,” tambah Irwan
Roasadi.

Sedangkan Dani hanya sebut, nanti akan koordinasikan lagi secara Interin, baik Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan.

Diketahui, pembangunan puskesmas ini, proyek dari Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin.
Terpampang pekerjaan kontrak bernomor :000.3.3/216-Yan SDK/Dinkes/2025.Rp 6.178.901.000 (Enam Miliar Seratus Tujuh Puluh Delapan Juta, Sembilan Ratus Satu Ribu Rupiah).
Pelaksanaan sejak 30 Juni 2025. Sesuai rencana pekerjaan proyek dari 30 Juni 2025 sampai dengan 26 Desember 2025, selaku Kontraktor Pelaksana, CV Bangun Cipta Mandiri (BCM) dengan Konsultan Pengawas dari PT Sekta Gubah Sarana. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

CUACA EKSTREM, Porak-poranda hingga Kabel Listrik Putus
RATUSAN ASN se Kalsel Penguatan Pertahanan Negara
DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel
TERASA ISTIMEWA, Kapoda Kalsel Turun “Gatur Lalin” di Titik Strategis Banjarbaru
KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
RIBUAN JEMAAH Padati Kubah pada Peringatan Haul ke-80 Habib Basirih
LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:46

DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Minggu, 1 November 2026 - 21:56

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:40

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:20

OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:13

TNI AU Pantau Perkembangan Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Kalsel

RATUSAN ASN se Kalsel Penguatan Pertahanan Negara

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:11

Kalsel

DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Senin, 2 Nov 2026 - 21:46

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat meninjau lokasi karhutla di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Minggu (1/11/2026). (Antara/M Imam Pramana)

Nasional

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:56