PROVINSI KALSEL Mendapat Jatah Terluas Penanaman Mangrove Nasional

PROVINSI KALSEL Mendapat Jatah Terluas Penanaman Mangrove Nasional
Plt Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Fathimatuzzahra

SuarIndonesia – Diluncurkan penanaman 1 ribu hektare mangrove untuk Provinsi Kalsel, Senin (14/9/2020).

Plt Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Fathimatuzzahra, menjelaskan
program kegiatan penanaman mangrove dengan metode pemberdayaan masyarakat sekitar diharapkan meningkatkan pendapatan bagi masyarakat di sekitar ekosistem mangrove.

Yakni kurang lebih melibatkan 30 kelompok tani, kelompok perhutanan sosial, kelompok koservasi, dan proklim.

“Masyarakat akan mendapatkan insentif harian, mingguan, mulai dari penyiapan bibit hingga penanaman, termasuk memanfaatkan sumber daya yang tersedia di sekitar lokasi penanaman,” pungkasnya.

Sasaran penanaman yakni vegetasi mangrove kerapatan yang sangat jarang dengan luas 1.082 hektare dan kerapatan jarang 5.663 hektare dari total 82.934 hektare luasan mangrove di Kalimantan Selatan berdasarkan data pemantauan tahun 2019.

Ia menambahkan, Program Padat Karya Penanaman Mangrove di Kalimantan Selatan seluas 1.000 hektare dari 15.000 hektare program nasional. Luasan ini terluas se Indonesia, yang tersebar pada 8 KPH (Kesatuan Pengelolaan Hutan) di Kalsel.

Alokasi bagi Kalsel yang menjadi terluas di Indonesia, tersebar di wilayah Kabupaten Barito Kuala, Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Kabupaten Kotabaru.

‚ÄúDelapan KPH yang termasuk dalam program ini di antaranya KPH Kayutangi 52 hektare, KPH Tanah Laut 382 hektare, KPH Kusan 50 hektare, KPH PLS 150 hektare, KPH Cantung 122 hektare, KPH Sengayam 143 hektare, dan sisanya berada di kawasan Suaka Margasatwa BKSDA Kalimantan Selatan seluas 101 hektare,” ujarnya.(RW)

 115 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: