POTENSI Konflik Sosial di Kalsel, Begini Pemaparan Mendagri

- Penulis

Kamis, 1 April 2021 - 20:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, mengingatkan potensi konflik sosial yang bisa terjadi.

Atas dasar itu, Tito, mengingtkan pemangku kepentingan di daerah untuk menjalankan strategi menghindarkan konflik sosial.

Hal itu ia sampaikan saat menutup Rapat Kerja Tematik Program Kegiatan dengan tema Sinergitas Penanganan Konflik Sosial di Daerah, di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Kamis (1/4/2021).

Tito menyatakan dalam penanganan konfli diperlukan sinergi dan kerja sama antara seluruh lapisan, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah tingkat I, dan pemerintah daerah tingkat II.

Sinergi juga diperlukan sampai ke tingkat pemerintahan desa.

Tito juga menekankan pentingnya keberadaan tim atau lembaga penanganan konflik, yang di dalamnya terdapat 3 tim. Pencegahan, tim penghentian, dan tim pemulihan.

“Tahapan dalam pemulihan rekonstruksi fisik perlu dilaksanakan dengan cepat untuk minimalisir efek trauma yang mungkin dialami oleh masyarakat yang terdampak konflik,” katanya.

Baca Juga :   DIBUKA KEMBALI Jalan Veteran Sungai Lulut, Pasca Retak dan Ambles

Sementara itu, Pj, Gubernur Kalsel, Safrizal ZA,  mengungkapkan apresiasi dan terima kasih atas arahan Mendagri.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua peserta yang berhadir  baik secara langsung maupun virtual.

“Selaku tuan rumah acara pada hari ini kami menyambut baik, mudah-mudahan dapat menjadi penyemangat kita kembali untuk terus melakukan upaya mitigasi sebelum konflik terjadi.

Sungguh lebih efektif  kiranya kalau mitigasi kita lakukan dibandingkan dengan rehab pasca konflik,” bebernya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Tim 9 Kejagung Sita 38 Objek Tanah
MENDAGRI Tito: Kegiatan Masyarakat tidak Boleh Ganggu Ketertiban Umum
BNPB: Karhutla Kalbar Tembus 48 Ribu Hektare
TANGIS HARU PECAH di Depan Posko Basarnas Pelabuhan Trisakti Banjarmasin
TIM DVI Polda Kalsel Telah Berangkatkan Jenazah Korban KM Virgo Transport 8 untuk Dimakamkan
BAGIKAN Nasi Bungkus kepada Keluarga Korban KM Virgo Transport 8
KEMBALI KE BUKU, Kembali ke Ibu Catatan untuk Mahasiswa Indonesia
BASARNAS Menunggu Kedatangan KRI Kanopus Selasa Ini, di Lokasi Tenggelam KM Virgo Transport 8

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 20:22

KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Tim 9 Kejagung Sita 38 Objek Tanah

Selasa, 15 September 2026 - 20:13

MENDAGRI Tito: Kegiatan Masyarakat tidak Boleh Ganggu Ketertiban Umum

Selasa, 15 September 2026 - 15:43

TANGIS HARU PECAH di Depan Posko Basarnas Pelabuhan Trisakti Banjarmasin

Senin, 14 September 2026 - 21:22

50 PERUSAHAAN Terkait Karhutla Disegel di 8 Provinsi, 4 di Kaltim

Senin, 14 September 2026 - 20:15

MENDAGRI Pelajari Usulan Perpanjangan Masa Jabatan Kades

Senin, 14 September 2026 - 19:59

SUAHASIL NAZARA Gantikan Purbaya

Minggu, 13 September 2026 - 22:10

SOAL Insiden KMP Virgo Transport 8, Menhub: Pemerintah Investigasi Secara Menyeluruh

Minggu, 13 September 2026 - 21:56

KONDISI PANIK, Pengakuan Agus Loncat dari Kapal ke Skoci Bersama Enam Orang

Berita Terbaru


Bea Cukai Sampit musnahkan BKC ilegal senilai Rp1,35 Miliar, Sampit, Selasa (15/9/2026). (Foto: Antara/Devita Maulina)

Hukum

799.440 Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 20:32

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca