POSITIF Covid-19 Meningkat, Gugus Tugas Banjarmasin Ogah PSBB Disebut Gagal

- Penulis

Selasa, 5 Mei 2020 - 16:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 atau virus corona terus meningkat. Tercatat per 5 Mei 2020 sudah ada 63 kasus positif. Bahkan ledakan kasus ini sempat terjadi di akhir April lalu.

Menanggapi hal ini, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Banjarmasin, Machli Riyadi tak mau jika pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Banjarmasin disebut gagal.

“Tingginya kasus itu bukan sebuah gagalnya PSBB. Jika selama PSBB ditemukan kasus yang semakin menajam bukan berarti itu indikator sebuah kegagalan,” katanya.

Machli yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin berpendapat sebaliknya, di saat PSBB lah waktunya untuk menemukan kasus sebanyak mungkin.

“Tapi sebenarnya yang kita targetkan sebagai upaya-upaya yang dilakukan secara maksimal mencari orang yang positif,” jelasnya.

Machli pun menyatakan hingga saat ini Banjarmasin masih belum mencapai puncak kasus virus mematikan ini. Sehingga, kemungkinan penurunan kasus pun masih belum bisa terjadi.

“Jadi melihat tren saat ini dari sektor kesehatan kami belum menemukan puncaknya, sehingga kita belum bisa turun,” ujarnya.

Baca Juga :   KECELAKAN MAUT Renggut Tujuh Nyawa, Lima Diantaranya Mahasiswa ULM dan UNUKASE

Lantas belum adanya gambaran penurunan kasus ini apakah PSBB Banjarmasin bakal di perpanjang? Machli belum bisa memastikan akan hal itu.

Mengingat keputusan perpanjang atau tidaknya PSBB tak bisa diputuskan tanpa adanya persetujuan pemangku kepentingan lainnya.

“Akan sama – sama dirapatkan. Pertimbangan perpanjangan perlu melihat dari sisi ekonomii, sosial maupun pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Selain itu ia menegaskan, akan berupaya untuk menemukan kasus di waktu PSBB yang tersisa. Mengingat, pelaksanaan PSBB Banjarmasin akan berakhir pada 7 Mei, atau tersisa dua hari lagi. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LANAL Banjarmasin Kegiatan “Trauma Healing” pada Penumpang KM Virgo Transport 8 yang Selamat
PEDULI LINGKUNGAN, Sungai Pemurus jadi Sasaran Aksi Bersih
KARHUTLA di Kalteng 12 Perkara Libatkan Korporasi, 38 Jadi Tersangka
OPERASI Pencarian Korban KM Virgo Dilanjutkan Tujuh Hari Berikutnya, 71 yang Belum Ditemukan
KABUT ASAP di Kalteng, Evakuasi Korban KM Virgo Terpaksa Jalur Darat
PULUHAN PENYELAM Menghadapi Kondisi Ekstrem Menemukan -Mengevakuasi Korban KM Virgo Transport 8
KEMBALI TERIDENFITIKASI Lima Jenazah Korban KM Virgo Transport 8, Pencarian Masih Berlangsung
KEMBALI DISERAHKAN Korem 101/Antasari Ribuan Unit APD ke Personel TNI dan Relawan Perkuat Penanganan Karhutla

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 16:22

DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen

Minggu, 27 September 2026 - 15:44

LANAL Banjarmasin Kegiatan “Trauma Healing” pada Penumpang KM Virgo Transport 8 yang Selamat

Minggu, 27 September 2026 - 15:33

PEDULI LINGKUNGAN, Sungai Pemurus jadi Sasaran Aksi Bersih

Minggu, 27 September 2026 - 00:19

KARHUTLA di Kalteng 12 Perkara Libatkan Korporasi, 38 Jadi Tersangka

Minggu, 27 September 2026 - 00:03

OPERASI Pencarian Korban KM Virgo Dilanjutkan Tujuh Hari Berikutnya, 71 yang Belum Ditemukan

Sabtu, 26 September 2026 - 21:20

PULUHAN PENYELAM Menghadapi Kondisi Ekstrem Menemukan -Mengevakuasi Korban KM Virgo Transport 8

Sabtu, 26 September 2026 - 18:13

KEMBALI TERIDENFITIKASI Lima Jenazah Korban KM Virgo Transport 8, Pencarian Masih Berlangsung

Sabtu, 26 September 2026 - 17:58

KEMBALI DISERAHKAN Korem 101/Antasari Ribuan Unit APD ke Personel TNI dan Relawan Perkuat Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca