Polri Tak Izinkan Diskusi Kekhalifahan se-Dunia

- Penulis

Kamis, 15 November 2018 - 20:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Sebanyak 1.000 personel gabungan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) diterjunkan ke Masjid Az-Zikra, Sentul, Jawa Barat. Ini dilakukan mengantisipasi terjadinya konflik terkait rencana penyelenggaraan diskusi bertajuk ‘Syiar dan Silaturahim Kekhalifahan Islam se-Dunia 1440 H’, Sabtu (17/11).

Penerjunan personel ini tetap dilakukan walaupun pihak Polres Bogor tidak menerbitkan izin penyelenggaran acara diskusi tersebut.

“1.000 personel. Tiga SSK (300) Brimob, dua SSK (200) Sabhara, dan 500 personel gabungan TNI dan Polri,” kata Kapolres Bogor Ajun Komisaris Besar AM Dicky dalam keterangan tertulisnya, Kamis (15/11).

Dia pun mewanti-wanti panitia penyelenggara agar tidak mencoba-coba menggelar diskusi bertajuk ‘Syiar dan Silaturahim Kekhalifahan Islam se-Dunia 1440 H’ di Masjid Az-Zikra karena tidak menerima izin dari pihaknya.

Kata dia, rencana diskusi tersebut telah mendapatkan banyak penolakan dari masyarakat Bogor karena dinilai dapat merusak empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, Undang-undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika.  “Tanpa izin, panitia diminta untuk tidak mencoba-coba menggelar acara tersebut,” ujar Dicky.

Baca Juga :   FEBRIE ADRIANSYAH Usai Diperiksa 7 Jam Dibawa Lagi ke Rutan KPK

Terpisah, Koordinator Seksi Publikasi dan Informasi penyelenggara diskusi bertajuk ‘Syiar dan Silaturahim Kekhalifahan Islam se-Dunia 1440 H’, Wuri Handoyo, mengatakan pihaknya masih memusyawarahkan lokasi penyelenggaraan acara hingga kini. “Kami masih musyawarah,” katanya.

Sebelumnya, Wuri menyampaikan bahwa pihaknya tetap bertekad menyelenggarakan acara walaupun belum mendapatkan izin dari pihak kepolisian.

Menurut dia, panitia bertekad agar acara tetap terselenggara dalam bentuk apa pun pada 17 hingga 18 November karena pihaknya sudah telanjur menyebar undangan.

“Belum ada solusi, tapi kami punya tekad acara tetap berjalan 17 hingga 18 November, bagaimana pun bentuknya nanti,” kata Wuri saat berbincang dengan CNNIndonesia.com, Selasa (13/11). (CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SEORANG PRIA Lanjut Usia Tergeletak Tak Bernyawa di Siring Pasar Tungging
KEBAKARAN Seorang Penghuni TakTerselamatkan Terkurung Kobaran Api, Penyebabnya Diduga dari Obat Nyamuk
174.791 NARAPIDANA dan Anak Binaan se-Indonesia Terima Remisi HUT ke-81 RI
MOMENTUM HUT Kemerdekaan RI, Ribuan Warga Binaan di Kalsel Terima Remisi
S, TERSANGKA Penyebab 71 Hektare Lahan Terbakar Ditangkap
KASUS Kecelakaan Maut Tanbu di SP3-kan
BARESKRIM Polri Ungkap Judol Modus Deposit Pulsa Rp890 Miliar
RUU Perampasan Aset Masih Tunggu Masukan Bermakna Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:34

KARHUTLA Kobar Berkobar di HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Petugas Nyanyikan Indonesia Raya

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:28

ANTREAN BBM Hening Sejenak, Pengantre Nyanyikan Indonesia Raya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 23:15

S, TERSANGKA Penyebab 71 Hektare Lahan Terbakar Ditangkap

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:36

KOBAR Status Tanggap Darurat Karhutla Selama 14 Hari

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:47

PETANI Jagung Kobar Gagal Panen-Rugi Ratusan Juta

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:47

DUKUNGAN Udara dalam Penanganan Karhutla

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:32

TAMBANG EMAS Ilegal Ditertibkan di Hutan Perbatasan Kalsel-Kalteng

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:52

GEDUNG Eks SGO UPR Ludes Terbakar, Diselidiki Dugaan Kesengajaan

Berita Terbaru

Kalsel

TNI-POLRI di Banjarmasin Teguhkan Komitmen Jaga Banua

Selasa, 18 Agu 2026 - 15:18

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca