Polda Kalsel Musnahkan Ribuan Gram Sabu dan Ekstasi

Polda Kalsel Musnahkan Ribuan Gram Sabu dan Ekstasi

Suarindonesia – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan memusnahkan barang bukti narkoba hasil operasi penanganan narkoba jaringan Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur. Pemusnahan digelar di Markas Polda Kalsel, Senin (29/10/2018).

Adapun barang bukti yang dibakar yaitu sabu 5.169,53 gram, pil ekstasi 5.423 butir, dan carnophen 222.756 butir yang diamankan ketika kegiatan operasi pada Oktober ini. Polisi turut menangkap 41 tersangka dari 28 kasus yang berhasil diungkap.

Kapolda Kalsel Irjen Yazid Fanani, mengatakan bahwa polisi sukses meringkus jaringan kalimantan Barat (Kalbar) dan Kalimantan Timur (Kaltim). Menurutnya, jaringan lintas provinsi ini dikendalikan dari dalam Lapas Kelas IIA Banjarmasin.

“Peredaran narkoba di Kalsel selama ini masih berkaitan langsung dengan kejadian yang berhasil diungkap pada waktu sebelumnya,” kata Yazid Fanani di sela pemusnahan barang bukti seperti dikutip Banjarhits.id, Senin (29/10/2018).

Yazid menegaskan bahwa barang bukti ekstasi dipasok dari Malaysia dan sabu dari Thailand. Sedangkan pil carnophen berbentuk curah dari pemasok asal Pulau Jawa. “Para tersangka yang merupakan kurir ini akan kita kembangkan memburu bandar besar yang memasok narkoba ke Kalsel,” katanya.

Polisi meringkus jaringan narkoba Kalbar di halaman parkir Hotel Aston, Jalan Ahmad Yani kilometer 11,8, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar. Polisi mengamankan pelaku, Ricky Rivaldi, warga Jalan Cindai Alus, Kota Martapura, yang membawa barang bukti 4 paket besar sabu 5 ribu gram.

Adapun komplotan jaringan Kaltim ditangkap di Jalan Lingkar Dalam Selatan, Kelurahan Pemurus, Kota Banjarmasin. Pelaku atas nama Nor Hadi, warga Jalan Tembus Mantuil, Kelayan Selatan, Kota Banjarmasin; dan Romi Ramdhani, warga Jalan Sutoyo S Banjarmasin.

Barang bukti yang diamankan sebanyak 5.400 pil ekstasi hijau dengan berat 1.296 gram. Untuk pil carnophen sebanyak 19.800 butir dengan berat 9.702 gram didapat dari Junaidi, warga Jalan Bihman Villa Amuntai.

Ungkap kasus narkoba juga di ekspedisi Karyati, Kota Banjarmasin. Polisi menemukan 98 ribu pil carnophen, dan 100 ribu pil carnophen di ekspedisi PT Adam Jaya, Banjarmasin. “Tersangka di dua lokasi tempat ekspedisi ini masih dalam penyelidikan polisi,” kata Irjen Yazid Fanani.

Pemusnahan turut dihadiri Gubernur Kalsel Sahbirin dan Forkompida. Mereka memusnahan barang bukti narkoba dan pil ilegal.

(BY)

 245 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: