POHON Langka “Saninten” Ditemukan Tim ULM di Lembah Bukit Manjai

- Penulis

Jumat, 7 November 2025 - 20:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Observasi Keragaman Hayati ULM berhasil menemukan pohon langka

Tim Observasi Keragaman Hayati ULM berhasil menemukan pohon langka "saninten" di Taman Biodiversitas hutan hujan tropis di lembah bukit Manjai, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. (Dok ULM)

SuarIndonesia — Tim Observasi Keragaman Hayati Jurusan Pendidikan Biologi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menemukan pohon langka “saninten” (Castanopsis argentea), sering disebut rambutan hutan di Taman Biodiversitas hutan hujan tropis di lembah bukit Manjai, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

“Saninten adalah pohon asli Indonesia yang keberadaannya hampir punah, bahkan sebagian daerah bisa dinyatakan punah secara lokal,” kata Ketua Tim Observasi Keragaman Hayati Luthfiana Nurtamara MPd di Banjarmasin, Jumat (7/11/2025).

Luthfiana mengungkapkan Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam International Union for Conservation of Nature (IUCN) memasukkan saninten ke dalam daftar merah dengan status Endangered Species atau terancam punah di alam.

Dosen botani jurusan Pendidikan Biologi ULM inipun mengaku bersyukur saninten akhirnya bisa ditemukan di Taman Biodiversitas dan pihaknya berkomitmen untuk menjaga kelestariannya di alam.

Sementara Dr Amalia Rezeki, Biologist Conservation dari ULM yang juga founder Taman Biodiversitas hutan hujan tropis lembah bukit Manjai merasa senang atas ditemukannya keberadaan pohon langka seperti pohon saninten di lokasi kawasan yang ia kelola sebagai pusat riset dan konservasi ekosistem hutan hujan tropis.

Tim Observasi Keragaman Hayati ULM berhasil mengukur diameter pohon langka “saninten” yang ditemukan. (Dok ULM)

“Ini kabar gembira bagi kami, apalagi pohon tersebut termasuk langka dan dilindungi,” ujarAmalia, dilansir dari AntaraNews.

Amel, sebutan akrab Amalia Rezeki, mengatakan di dalam dokumen Strategi dan Rencana Aksi Konservasi (SRAK) telah ditetapkan 12 jenis pohon prioritas untuk dilakukan upaya konservasi, termasuk pohon saninten.

Baca Juga :   BERSIHKAN SUNGAI Kawasan Dermaga Ferry Penyeberangan Banjar Raya

Berdasarkan Peraturan Menteri LHK Nomor P.106/MENLHK/SETJEN KUM.1/6/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi menyebutkan spesies Castanopsis argentea merupakan satu-satunya genus castanopsis yang dilindungi dalam skala nasional.

Saninten hanya berbuah dua tahun sekali. Kalaupun setiap tahun berbuah, biasanya berselang setahun buahnya kosong (Menlhk, 2018), sehingga anakan alami dari pohon ini sangat sulit ditemukan di alam.

Lebih lanjut Amel mengatakan, untuk menindak lanjuti temuan pohon langka saninten ini, pihaknya akan melakukan upaya konservasi dengan menjaga dan merawatnya serta melakukan upaya perbanyakan agar tetap terjaga dan lestari.

Amel menjelaskan pula pohon saninten ini dapat tumbuh tinggi mencapai 35-40 m. Memiliki batang berwarna hitam dengan bentuk silindris.

Daunnya berbentuk lancip memanjang dengan ukuran panjang 7-12 cm dan lebar 2-3,5 cm.

Habitat utamanya berada di hutan-hutan wilayah perbukitan dan pegunungan dengan ketinggian 150 hingga 1.750 di atas permukaan laut seperti di kawasan lembah bukit Manjai yang memiliki ketinggian 100-340 mdpl. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIPERMASALAHKAN PROGRAM MBG dan Kenaikan BBM, di Kalsel Massa Kecam Kebijakan Disuarakan di DPRD
JEMAAH HAJI Kloter 08 Kalsel-Kalteng Tiba
POLRESTA Banjarmasin ‘Memburu” Balap Liar dan Amankan Delapan Motor, Ditilang Tiga Bulan
PATROLI, Sapu Bersih Kejahatan Jaga Keamanan Banjarmasin
MUDA CINTA BUDAYA FEST 2026: Diramaikan Puluhan Penari
JADIKAN MURARAM Momentum Perubahan, Ini Ajakan dari Wabup Balangan
BERKOBAR API di Mess Karyawan Perusahaan Tambang PT BBP
POTENSI Karhiutla dan Atasi Distribusi BBM, Ini Langkah Telah Dilakukan Polda Kalsel

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 18:45

DIPERMASALAHKAN PROGRAM MBG dan Kenaikan BBM, di Kalsel Massa Kecam Kebijakan Disuarakan di DPRD

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:47

JEMAAH HAJI Kloter 08 Kalsel-Kalteng Tiba

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:36

PATROLI, Sapu Bersih Kejahatan Jaga Keamanan Banjarmasin

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:12

MUDA CINTA BUDAYA FEST 2026: Diramaikan Puluhan Penari

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:06

JADIKAN MURARAM Momentum Perubahan, Ini Ajakan dari Wabup Balangan

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:41

BERKOBAR API di Mess Karyawan Perusahaan Tambang PT BBP

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:29

POTENSI Karhiutla dan Atasi Distribusi BBM, Ini Langkah Telah Dilakukan Polda Kalsel

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:10

KALSEL WASPADA, Telah Muncul Ribuan Titik Panas

Berita Terbaru

Angelia Hutabarat berpose saat dirinya diterima sebagai seleksi sukarelawan dalam perhelatan pesta bola sedunia, FIFA World Cup 2026. (Foto: Dokpri Angelia Hutabarat)

Internasional

ANGELIA HUTABARAT, Sukarelawan Indonesia di Piala Dunia 2026

Minggu, 14 Jun 2026 - 23:55

Kedatangan jemaah haji Kloter 08 Debarkasi Banjarmasin asal gabungan dari Kalsel dan Kalteng tiba di tanah air setelah melaksanakan ibadah haji tahun 1447 H / 2026 M di Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin, Minggu (14/6/2026). (Foto: PPIH Debarkasi Banjarmasin)

Kalsel

JEMAAH HAJI Kloter 08 Kalsel-Kalteng Tiba

Minggu, 14 Jun 2026 - 23:47

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca