PMI GAET BUMN, Tingkatkan Produksi Plasma Konvalesen

- Penulis

Senin, 8 Februari 2021 - 23:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SuarIndonesia – Palang Merah Indonesia (PMI) telah sepakat untuk menggaet Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk meningkatkan produktivitas plasma konvalesen.

Ketua PMI Kota Banjarmasin, Rusdiansyah menjelaskan, program kerjasama lintas instansi plat merah tersebut resmi dijalankan dan dibuka secara simbolis melalui pertemuan virtual yang dilakukan dengan Ketua PMI Pusat, Jusuf Kalla dan Menteri BUMN RI, Erick Thohir.

Ia berharap hal tersebut membuat pegawai BUMN yang sudah sembuh dari Covid-19 bisa mendonorkan plasma darahnya untuk dijadikan plasma konvalesen sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan angka kesembuhan dari paparan virus yang menginfeksi jaringan pernapasan manusia itu.

“Sekarang, kita sudah memproduksi sebanyak 76 kantong plasma konvalesen. Semuanya sudah disebarkan ke setiap rumah sakit yang memerlukan itu untuk menyembuhkan pasien Covid-19,” ucapnya pada awak media, Senin (8/2/2021) siang.

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Selatan itu membeberkan bahwa jumlah tersebut masih belum bisa memenuhi keperluan plasma konvalesen.

“Semoga dengan terbentuknya kerjasama ini bisa meningkatkan produksi plasma konvalesen dan bisa memenuhi permintaan yang masuk ke PMI,” ujarnya.

Di samping itu, Ketua Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Banjarmasin, dr Aulia Ramadhan Supit menambahkan bahwa pihaknya masih terkendala oleh fasilitas penyimpanan untuk meletakkan plasma konvalesen yang sudah jadi.

“Alat freezer kita yang suhunya -30°C hingga -40°C untuk penyimpanan plasma sudah rusak. Jadi alhamdulillah adanya kerjasama dengan BUMN kali ini bisa membantu pengadaan alat ini,” ujarnya.

Baca Juga :   PUTRI Haji Muhidin Turut Sosialisasikan Program yang Digagas Ayahnya

Menurutnya, keberadaan alat tersebut sangat berpengaruh kepada tingkat produksi stok plasma konvalesen yang dilakukan oleh PMI Kota Banjarmasin.

“Kalau disimpan pakai alat khusus, plasma konvalesen produksi kita bisa bertahan selama setahun. Tapi dengan kondisi sekarang, hanya bisa bertahan selama 7 hari saja,” imbuhnya.

Untuk hari ini, pria dengan sapaan dr Rama itu membeberkan, pihaknya sudah memilih sebanyak 30 orang dari keluarga besar BUMN. Namun yang lolos dan memenuhi persyaratan dalam skrining hanya sebanyak 10 orang.

Mengerucutnya jumlah pendonor plasma tersebut dikarenakan titer antibodi yang terkandung di tubuh pendonor sangat sedikit. Sehingga tidak bisa dilanjutkan ke skrining berikutnya

“Tapi berdasarkan data BUMN yang ada di Kota Banjarmasin sendiri jumlah pegawainya sangat banyak. Mereka semua berkomitmen sesuai arahan Pak Menteri BUMN mereka siap berkontribusi dalam mendonorkan plasma darahnya. Karenanya, kita sangat memerlukan alat penyimpanan khusus agar plasma konvalesen bisa bertahan lama,” pungkasnya.

Oleh karena itu, rencananya PMI Kota Banjarmasin akan mengajukan proposal kepada ketua Satgas BUMN dalam pengadaan alat penyimpanan khusus bagi plasma tersebut.

Menanggapi hal itu, Ketua Satgas BUMN Kalsel Emiliana Ririn Purworini mengaku siap membantu keperluan PMI dalam hal pengadaan alat penyimpanan khusus.

“Demi kelancaran produksi plasma konvalesen, nanti akan kita coba usulkan untuk pengadaannya,” ujarnya singkat.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIPERMASALAHKAN PROGRAM MBG dan Kenaikan BBM, di Kalsel Massa Kecam Kebijakan Disuarakan di DPRD
JEMAAH HAJI Kloter 08 Kalsel-Kalteng Tiba
POLRESTA Banjarmasin ‘Memburu” Balap Liar dan Amankan Delapan Motor, Ditilang Tiga Bulan
PATROLI, Sapu Bersih Kejahatan Jaga Keamanan Banjarmasin
MUDA CINTA BUDAYA FEST 2026: Diramaikan Puluhan Penari
JADIKAN MURARAM Momentum Perubahan, Ini Ajakan dari Wabup Balangan
BERKOBAR API di Mess Karyawan Perusahaan Tambang PT BBP
POTENSI Karhiutla dan Atasi Distribusi BBM, Ini Langkah Telah Dilakukan Polda Kalsel

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 18:45

DIPERMASALAHKAN PROGRAM MBG dan Kenaikan BBM, di Kalsel Massa Kecam Kebijakan Disuarakan di DPRD

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:47

JEMAAH HAJI Kloter 08 Kalsel-Kalteng Tiba

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:36

PATROLI, Sapu Bersih Kejahatan Jaga Keamanan Banjarmasin

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:12

MUDA CINTA BUDAYA FEST 2026: Diramaikan Puluhan Penari

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:06

JADIKAN MURARAM Momentum Perubahan, Ini Ajakan dari Wabup Balangan

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:41

BERKOBAR API di Mess Karyawan Perusahaan Tambang PT BBP

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:29

POTENSI Karhiutla dan Atasi Distribusi BBM, Ini Langkah Telah Dilakukan Polda Kalsel

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:10

KALSEL WASPADA, Telah Muncul Ribuan Titik Panas

Berita Terbaru

Angelia Hutabarat berpose saat dirinya diterima sebagai seleksi sukarelawan dalam perhelatan pesta bola sedunia, FIFA World Cup 2026. (Foto: Dokpri Angelia Hutabarat)

Internasional

ANGELIA HUTABARAT, Sukarelawan Indonesia di Piala Dunia 2026

Minggu, 14 Jun 2026 - 23:55

Kedatangan jemaah haji Kloter 08 Debarkasi Banjarmasin asal gabungan dari Kalsel dan Kalteng tiba di tanah air setelah melaksanakan ibadah haji tahun 1447 H / 2026 M di Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin, Minggu (14/6/2026). (Foto: PPIH Debarkasi Banjarmasin)

Kalsel

JEMAAH HAJI Kloter 08 Kalsel-Kalteng Tiba

Minggu, 14 Jun 2026 - 23:47

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca