PIHAK RSUD Ulin ‘Angkat Bicara” atas Kasus Dugaan Malapratik, “Menyelamatkan Sang Ibu”

- Penulis

Kamis, 2 Mei 2024 - 23:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spesialis Kandungan dr. Samuel L. Tobing SP Og.

Spesialis Kandungan dr. Samuel L. Tobing SP Og.

SuarIndonesia – Pihak RSUD Ulin Banjarmasin akhirnya angkat bicara mengenai dugaan malapraktik persalinan yang saat ini kasusnya tengah dilakukan penyelidikan pihak kepolisian Banjarmasin.

Menurut Spesialis Kandungan dr. Samuel L. Tobing SP Og. yang mendampingi pihak RSU Ulin Banjarmasin mengatakan keadaan sang ibu saat di RSU Ulin sudah kontraksi dan sebagian tubuh bayi sudah keluar.

Bahkan kondisi bayi sudah dalam keadaan meninggal sebelum berada di RSU Ulin Banjarmasin.

“Kami harus melakukan pertolongan kepada sang ibu, bahkan sang ibu dan keluarganya menyerahkan kepada dokter bagaimana sebaiknya,” ucapnya usai memberikan penjelasan dengan Komisi IV DPRD Kalsel. Kamis (2/5/2024).

Dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, M Luthfi Saifuddin, mereka meminta untuk menjelaskan kronologis kejadian. “Apakah sudah sesuai standar operasional prosedur saat persalinan itu,” cecar Luthfi.

Dia tak ingin kejadian ini terjadi lagi. “Kasus ini sudah bergulir ke hukum. Kami ingin mengetahui saja kronologisnya. Nanti silahkan di pengadilan sampaikan, ada saksi ahli,” ujarnya

Baca Juga :   DIHENTIKAN PERKARA Penabrak Motor Dua Orang Meninggal Dunia dan Penikaman, Satu Terluka

Info yang di dapat ucap dr. Tobing, pihaknya melakukan pertolongan untuk menyelamatkan sang ibu.

Dirinya juga menjelaskan sebelum pasien ke RSUD Ulin Banjarmasin bersama keluarganya tanpa membawa surat rujukan dan pihak medis, pasien ke RS Sultan Sultan Suriansyah, namun penuh.

“Pasien kita sudah evaluasi pihak rumah sakit dari dokter senior dan pelaksana dilapangan ternyata Standart Operasional Prosedur (SOP) sudah dilaksanakan.

Kita harus menolong sang ibu, meski kondisi ibu dengan tensi yang tinggi maka jalan satu satunya dilakukan lewat bawah,” ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polresta Banjarmasin telah menerima laporan dari keluarga korban MS (38) warga Basirih Banjarmasin dengan adanya dugaan malapraktik di rumah sakit tersebut setelah kepala bayi tertinggal dalam rahim. (HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KALSEL Masih jadi “Lahan Bisnis Haram” Jaringan Narkotika, Diungkap Polda 128 Kg Sabu
BERPOLEMIK Pengelolaan Parkir Samsat Banjarbaru, Pemerintah Tetapkan Gratis Oknum Pengelola Tarik Iuran
“GROUNDBREAKING” Sumur Bor dan Bedah Rumah Dilaksanakan Polda Kalsel
TABRAKAN KAPAL: Lima Selamat dan Satu Hilang
DANREM 101/ANT, Ajak Prajurit Tingkatkan Keimanan dan Profesionalisme di Momentum Tahun Baru Islam
PERTAMINA KALSEL Sanksi Tutup Operasional SPBU “Nakal” Jalan Pramuka, dari Awal Tahun Dilayangkan 15 Surat Peringatan di Lokasi Lain
BAHAS Anggaran Kebun Raya Banua, Begini Penekanan DPRD Kalsel
TERBONGKAR ! SPBU di Jalan Pramuka Diduga Jual Pertalite Bersubsidi Secara Ilegal, Lima Orang Tersangka
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:41

KASUS MBG: Besok, Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:03

KEMENHAJ: 245 Kloter Gelombang I Sudah Diberangkatkan ke Tanah Air

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:36

PALU DIGUNCANG GEMPA Tektonik Magnitudo 6,7

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:35

KASUS KUOTA HAJI: KPK Periksa Fuad Hasan Pekan Depan

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:27

RUPIAH Menguat Dipicu Kombinasi Sentimen Domestik

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:05

KASUS TAMBANG EMAS ILEGAL: Pabrik PT SJU Disita Bareskrim

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:40

KORUPSI MBG: Kejagung Tetapkan Tersangka Keempat

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:32

MENDAGRI TITO: Ide Kepala Daerah dapat Bonus dari PAD

Berita Terbaru

Tim SAR gabungan menyisir perairan di lokasi kecelakaan kapal untuk mencari korban hilang di perairan Desa Labuan Mas, Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Rabu (17/6/2026). (Foto: Kantor SAR Banjarmasin)

Kalsel

TABRAKAN KAPAL: Lima Selamat dan Satu Hilang

Rabu, 17 Jun 2026 - 21:48

Tersangka dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya (tengah) berjalan memasuki mobil tahanan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (Foto: Antara/M Risyal Hidayat)

Hukum

KASUS MBG: Besok, Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung

Rabu, 17 Jun 2026 - 21:41

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca